SURABAYAONLINE.CO – Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Smelting. Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor PT Smelting, Gresik, Rabu (17/6/2026).
Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan dan pendampingan Pusat Oleh-Oleh Reneo yang berada di kawasan GressMall. Selama ini, pusat oleh-oleh tersebut menjadi wadah pemasaran berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Smelting di Kabupaten Gresik.
Melalui kemitraan tersebut, LPEU MUI Jawa Timur akan mengintegrasikan sejumlah program prioritas untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha. Program yang disiapkan meliputi inkubasi bisnis syariah berbasis komoditas unggulan daerah serta pelatihan sumber daya manusia (SDM) bagi para wirausaha syariah.
Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mempercepat akselerasi ekonomi umat melalui penguatan ekosistem UMKM yang berkelanjutan. Salah satu fokus utama yang akan dijalankan adalah percepatan sertifikasi halal bagi produk-produk lokal agar memiliki daya saing lebih tinggi di pasar regional maupun nasional.
Ketua dan pengurus LPEU MUI Jatim menilai keberadaan UMKM di kawasan industri seperti Gresik memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, pelaku usaha masih membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan, baik dari sisi manajemen usaha, pemasaran, penguatan SDM, hingga pemenuhan standar halal.
Melalui sinergi dengan PT Smelting, para pelaku UMKM diharapkan memperoleh akses pembinaan yang lebih komprehensif sehingga mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Selain memperkuat aspek bisnis, program ini juga menitikberatkan pada penerapan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan usaha. Dengan demikian, produk UMKM yang dipasarkan tidak hanya kompetitif dari sisi kualitas, tetapi juga memenuhi standar halal dan nilai-nilai ekonomi syariah.
Kemitraan strategis antara LPEU MUI Jatim dan PT Smelting ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi umat di Jawa Timur melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas wirausaha, serta pengembangan produk halal yang mampu bersaing di tengah dinamika industri modern.


