SURABAYAONLINE.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperkuat peran Forum PUSPA Gayatri sebagai “mata dan telinga” pemerintah dalam mendeteksi lebih dini berbagai persoalan perempuan dan anak di wilayah tersebut.
Penguatan dilakukan dengan memanfaatkan jejaring yang telah terbentuk di tingkat desa, termasuk 76 Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
Upaya tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi Forum PUSPA bersama Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Hj. Mimik Idayana di Rumah Dinas Wabup Sidoarjo, Senin (31/8/2026).
Mimik menegaskan, deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Menurutnya, persoalan yang ditemukan sejak awal akan lebih mudah dikoordinasikan dan ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Deteksi dini penting. Jangan sampai persoalan baru ditangani setelah jadi masalah besar. Dengan jejaring sampai desa, persoalan bisa lebih cepat ditemukan dan dikoordinasikan,” tegas Mimik.
Ia mengatakan, Pemkab Sidoarjo tidak perlu membentuk forum baru di tingkat desa. Sebaliknya, yang diperlukan adalah memperkuat koordinasi serta pendampingan terhadap lembaga dan jejaring yang sudah berjalan.
Koordinasi tersebut nantinya juga diintegrasikan dengan Ruang Bersama Indonesia (RBI) sehingga upaya perlindungan perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih terpadu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sidoarjo, Probo Agus Sunarno, menyebut desa memiliki posisi strategis dalam upaya deteksi dini karena menjadi pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.
“Prinsipnya bukan memperbanyak forum, tapi memperkuat fungsi dan koordinasi yang ada,” kata Probo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sidoarjo, Heni Kristiani, menambahkan bahwa perlindungan perempuan dan anak harus dilakukan dari hulu.
Langkah tersebut meliputi pencegahan, deteksi dini, hingga pendampingan ketika persoalan ditemukan. Sejumlah isu yang perlu mendapat perhatian bersama antara lain anak yang berisiko putus sekolah serta perempuan usia produktif yang belum bekerja.
Menurut Heni, keterlibatan jejaring di tingkat desa menjadi penting untuk memastikan berbagai persoalan tersebut dapat diketahui lebih cepat dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Dengan keberadaan 76 DRPPA di 15 kecamatan, Pemkab Sidoarjo memiliki modal jejaring yang cukup kuat untuk mempercepat upaya perlindungan serta pemenuhan hak perempuan dan anak.
Penguatan Forum PUSPA Gayatri dan optimalisasi jejaring desa diharapkan membuat penanganan persoalan perempuan dan anak di Sidoarjo tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan deteksi dini.
Reporter: Andy Setiawan
Editor: Moch. Ali Topan


