SURABAYAONLINE.CO – Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Abdillah Nasih menegaskan, menjelang pelaksanaan Muscab PKB Sidoarjo, sosok yang layak memimpin DPC PKB Sidoarjo pada periode mendatang adalah kader yang loyal, berintegritas, serta tegak lurus terhadap setiap keputusan partai. Menurutnya, kriteria tersebut menjadi syarat utama untuk menjaga soliditas dan keberlanjutan perjuangan partai di Kabupaten Sidoarjo.

Nasih mengatakan, diibaratkan PKB adalah sebuah rumah, maka yang berhak mengelola dan mengatur rumah itu adalah pemilik rumah dan orang-orang yang tinggal dirumah itu.

Jika ada orang luar yang ingin menguasai rumah PKB itu, maka hendaknya penghuni rumah harus solid satu suara guyub rukun untuk mempertahankan.

“Loyalitas dan tegak lurus adalah hal paling utama untuk menjadi nahkoda PKB kedepannya. Dan ini harus dijaga betul oleh seluruh kader dan pengurus partai baik PAC maupun DPC,” jelas Nasih.

Menurut ketua dewan ini, Muscab adalah start awal dalam tahapan untuk menentukan siapa pemimpin PKB Sidoarjo lima tahun ke depan.

Selanjutnya, penentuan ketua DPC memang sepenuhnya berada di tangan DPP PKB. Dirinya tidak segan bakal memberikan sangsi kepada pengurus Partai, yang ternyata lebih mementingkan orang diluar partai daripada kader sendiri dalam memimpin partai.

“Kita masih memiliki kewenangan untuk memberikan teguran dan sangsi kepada kader atau pengurus partai yang ternyata lebih loyal kepada orang luar,” papar Nasih.

Nasih juga berharap, pelaksaan Muscab besok Sabtu, akan berjalan dengan kegembiraan dan kesolidan seluruh kader partai.

“Utamakan kesolidan internal partai, jangan berfikir untuk orang diluar partai,” pesan Nasih.

Dari informasi yang beredar, beberapa kader partai yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi di partai dan santer menjadi Bacalon ketua DPC PKB diantaranya H.Usman M.Kes. H Abdillah Nasih dan H Rizza Ali Faizin, serta beberapa nama kader lain seperti Achmad Amir Aslichin (Mas Iin), dan kader lainnya. (Fid/Rin)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version