SURABAYAONLINE.CO – PT PLN (Persero) Group Jawa Timur bersama Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur meresmikan Omah Terapi-KU sebagai layanan terapi gratis yang inklusif dan berkelanjutan bagi anak-anak serta kelompok rentan di Jawa Timur. Peresmian dilakukan di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo.

Program kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sosial, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan terapi tumbuh kembang secara berkelanjutan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Omah Terapi-KU menjadi bentuk sinergi antara PLN dan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan layanan terapi gratis bagi masyarakat.

“Program ini merupakan kolaborasi antara PT PLN (Persero) dengan Dinsos Provinsi Jawa Timur dan bisa menjadi layanan terapi gratis bagi anak-anak maupun orang dewasa yang mengalami gangguan tumbuh kembang dan membutuhkan pendampingan terapi secara berkelanjutan,” ujar Khofifah.

Dalam program tersebut, PLN Group Jawa Timur memberikan dukungan pengembangan fasilitas layanan terapi melalui rehabilitasi dan penataan gedung, pengecatan, pembangunan kanopi, penataan area layanan, penyediaan fasilitas pendukung kenyamanan, sarana administrasi, hingga fasilitas terapi lainnya.

Dukungan tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang layanan yang lebih layak, nyaman, dan ramah bagi para penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani menjelaskan Omah Terapi-KU hadir untuk menjawab kebutuhan layanan tumbuh kembang anak, terutama bagi penerima manfaat di lembaga sosial dan kelompok rentan lainnya.

Pada tahap awal, layanan Omah Terapi-KU dikembangkan di tiga lokasi, yakni UPT PPSAB Sidoarjo, UPT Balai Pelayanan Sosial PMKS Sidoarjo, dan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang.

Adapun layanan yang tersedia meliputi fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, terapi sensori integrasi, terapi snoezelen, hingga pelayanan psikologis.

“Dengan adanya Omah Terapi-KU, pelayanan terapi dapat dilakukan lebih optimal karena didukung tenaga profesional serta sarana dan prasarana yang sesuai standar pelayanan. Kehadiran layanan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk hadir langsung di tengah masyarakat,” kata Restu.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir menegaskan keterlibatan PLN dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor sosial, kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

“PLN memiliki amanah bukan hanya memastikan listrik hadir untuk masyarakat, tetapi juga mendukung kesejahteraan warga. Hari ini, kami ingin memastikan cahaya hadir hingga ke relung hati masyarakat, tidak hanya dalam bentuk listrik, tetapi juga terang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan,” ujar Ahmad Mustaqir.

Melalui kolaborasi tersebut, Omah Terapi-KU diharapkan menjadi pusat layanan terapi yang mudah diakses, profesional, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Jawa Timur

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version