SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Ingin melamar pekerjaan di kafe Jalan Manyar Rejo III, Sukolilo, Surabaya, pemuda bernama Salman (23) warga Jalan Panjang Jiwo, harus kehilangan motornya. Motor milik Salman adalah Honda Scoopy putih nopol L 4202 BK atas nama Rasma warga Kapas Baru. Motor itu hilang saat berada di halaman parkiran kafe Rivero & Co, Selasa (19/5), pukul 14.14 WIB.
Raibnya motor milik Salman tersebut dikarenakan dirinya tertipu oleh seseorang yang diketahui bernama Novan. Pria ini dikenalnya dari media sosial Instagram, beberapa waktu lalu. “Jadi saya kenal dengan pelaku melalui media sosial. Dia menawari kerja di kafe Rivero & Co dan mengaku pemiliknya. Sikapnya meyakinkan sebagai pemilik tempat. Apalagi saya diyakinkan di interview di ruangan VIP,” ujarnya, Rabu, (20/5).
Salman juga menceritakan bagaimana pelaku bernama Novan yang usianya hampir 60 tahun ini bisa menguasai motornya. “Jadi selesai interview sebentar saya langsung diterima. Lalu pelaku bilang bahwa untuk keamanan motor karyawan harus memilik GPS. Nah, dari situlah kunci dan STNK diminta pelaku untuk dipasangkan GPS di bengkel sekitar kafe,” tambah Salman.
Setelah motor dibawa pergi oleh pelaku, Salman menunggu hingga 30 menit. Namun pelaku Novan belum kunjung kembali. Tidak lama, salah satu karyawan menegur Salman terkait pembayaran reservasi tempat yang ditempati Salman.
“Saya kaget setelah diberi tahu bahwa pelaku itu sewa tempat VIP di kafe itu, dan belum membayar. Ternyata Novan bukan pemilik kafe itu. Saya panik lalu menelpon kakak keponakan saya, Rasma,” tutupnya.
Rasma juga angkat bicara tentang motor yng diangsur oleh Salman dan masih atas namanya. Saat melaporkan ke Polsek Sukolilo pada Selasa malam setelah peristiwa, ternyata ditolak. “Jadi si Salman melaporkan malam hari ditolak dan
harus melengkapi dengan menyertakan BPKB dan KTP asli saya, karena masih atas nama saya. Dan pada Rabu siang kembali ke polsek dan berhasil laporan Polisi,” ujar Rasma.
Dari aksi penipuan berkedok menyediakan lapangan pekerjaan, identitas fisik jalan agak bungkuk, pelaku diketahui telah banyak melakukan aksi yang sama. Polsek Sukolilo melakukan pengejaran di-back up Resmob Polrestabes Surabaya.
Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Sukolilo AKP Condro. “Hari ini bila korban berhasil melaporkan, maka akan langsung dilakukan olah TKP. Bila dilihat di CCTV tetangga fisik pelaku sekitaran umur diatas 50 tahun,” ujarnya.(*)


