Angka Perceraian di Sumenep Capai 1.312 Kasus, Dominasi Ditinggalkan Sepihak

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Angka perceraian di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mencapai sebanyak 1.312 kasus.

 

Jumlah itu diketahui sejak Januari hingga Oktober 2022 berdasarkan data PA Kelas IB Sumenep.

 

Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan Oktober tahun 2020 yang mencapai angka 1.253 dan 2021 yakni 1.191 kasus.

 

Pengadilan Agama (PA) Sumenep mencatat bahwa, ada 14 permasalahan yang mengakibatkan angka perceraian tinggi.

 

Dari sebanyak 666 kasus, didominasi faktor meninggalkan satu pihak. Kemudian disusul perselisihan terus menerus, yakni 255 kasus.

 

Faktor ekonomi terdapat 165 kasus, karena zina 81 dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 79 kasus.

 

Madat 5 kasus, mabuk 3, judi 15, dihukum penjara 4, poligami 9, cacat badan 15, kawin paksa 9 dan murtad 6. (Upek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *