Jack Ma Bukan Lagi Orang Terkaya China, Siapa Penggantinya?

Miliarder Zhong Shanshan kini menjadi orang terkaya di China. Ia mengalahkan posisi pendiri Alibaba, Jack Ma.

Pendiri dan ketua perusahaan minuman Nongfu Spring ini memiliki kekayaan US$ 60,5 miliar atau sekitar Rp 858,9 triliun (asumsi Rp 14.100/US$) atau naik 7%. Ini berdasarkan data Hurun Rich List, Rabu (27/10/2021), dikutip dari AFP.

Zhong, yang kini berusia 67 tahun juga pemilik mayoritas Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise. Peursahaan ini diketahui memproduksi besar-besaran alat tes Covid-19.

Sebelumnya Zhong berada di peringkat ketiga tahun lalu. Kenaikannya ke posisi teratas terjadi saat pemerintah Partai Komunis berencana mendistribusikan kembali kekayaan secara adil, atas nama kesetaraan, dengan memotong miliaran dari kekayaan taipan lainnya.

Ma, orang terkaya tahun lalu, turun ke urutan kelima. Kekayaannya menyusut 36% menjadi US$ 39,6 miliar (Rp 562,1 triliun).

Ma dan perusahan Alibaba-nya berkutat dengan ‘hukuman’ Beijing. Ini setelah dirinya memberikan pidato berisi kritik kepada regulator keuangan negara tersebut.

Pony Ma, bos raksasa game dan pemilik WeChat Tencent, turun dua peringkat ke posisi keempat. Ini diakibatkan kebijakan pemerintah China pada video game mengurangi kekayaannya sebesar 19%.

Sementara tempat kedua ditempati oleh pendiri TikTok, Zhang Yiming.

Lembaga Penelitian Hurun, yang menyusun daftar tersebut, mengatakan bahwa untuk pertama kalinya pelaku sektor real estat tidak masuk dalam 10 Besar.

Xu Jiayin, pendiri raksasa properti Evergrande Group terjun bebas. Xu menduduki puncak daftar pada 2017 dan berada di urutan kelima tahun lalu. Tapi dia telah jatuh ke peringkat 70 dengan pengurangan kekayaan hampir 70% menjadi US$ 11,3 miliar.

Namun, jumlah keseluruhan individu di China senilai setidaknya dua miliar yuan (US$ 310 juta) tumbuh 520 menjadi total 2.918. Menurut daftar tersebut, pertumbuhan di pasar kendaraan listrik memicu meningkatnya kekayaan beberapa pengusaha.