Arosbaya Hitam Covid-19, Tetapi Penjualan Roti Meningkat

SURABAYAONLINE.CO, Bangkalan – Kasus penyebaran Corona Virus Desease yang terjadi di Kabupaten Bangkalan, terus mengalami penambahan.

Kabar yang diterima oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, sebanyak 70 orang dari klaster keluarga dari Kecamatan Arosbaya dinyatakan positif.

Paska dua minggu issu lockdown yang telah ramai beredar di media kondisi kecamatan Arosbaya, Klampis,& Geger kab. Bangkalan memang terlihat sangat sepi , banyak toko – toko & warung yang masih tutup.

Pasar Arosbaya – Klampis yang biasanya ramai pengunjung terlihat sunyi karena tidak ada aktifitas masyarakat ,jalan pasar yang biasanya macet terlihat kosong mlompong karena banyak warga yang memilih di rumah saja.

Berbeda dengan warga Arosbaya yang memilih dirumah saja. Salah satu karyawan distributor makanan sari roti untuk wilayah penjualan dan distribusi Arosbaya, menurutnya pengiriman sari roti ini masih terus berjalan  meningkat. Tingkat konsumsi masyarakat justru semakin meningkat, dan yang paling penting harus tetap mematuhi prokes sesuai anjuran pemerintah,” tutur Tasripin kepada surabayaonline.co

Ibu Zaenab misalnya. seorang konsumen di salah satu minimarket di Arosbaya mengatakan kepada surabayaonline.co  disaat seperti sekarang menurutnya harus lebih banyak mengonsumsi makanan yang benutrisi tinggi disamping juga harus selalu mematuhi protokol kesehatan . Ungkapnya sambil menunjukkan roti tawar special produk sari roti yang sudah dibelinya .

Sekadar diketahui, pelaksanaan penyekatan di Suramadu sisi Madura juga masih diberlakukan atau memasuki hari ke tiga. Data sementara adalah 32 orang reaktif pada penyekatan di Suramadu serta 4 orang reaktif hasil swab antigen di penyebrangan Kamal. (Fadholi )