Panglima TNI dan Kapolri Akan Hadiri Vaksinasi Serentak di Sumenep

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep– Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, direncakan akan menghadiri kegiatan vaksinasi serentak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur

Hal itu disampaikan oleh Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto kepada media di sela-sele kunjungannya ke kota keris dalam rangka meninjau kesiapan Pemkab Sumenep, menjelang pelaksanaan vaksinasi serentak kepada 1500 orang yang direncanakan akan dilaksanakan pada Jumat 11 Juni mendatang

Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam ditemani oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dengan mengendarai helikopter, disambut Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Kapolres Sumenep AKBP Darman dan Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Nurcholis di Stadion A Yani.

“Kapolri dan Panglima TNI akan hadir melihat langsung pelaksanaan vaksinasi di Sumenep,” katanya kepada awak media

Berdasarkan data saat ini Kabupaten Sumenep berada dalam zona kuning, dengan peningkatan kasus terpapr Covid-19 harian sangat rendah. Hal itu kata Pangdam berjalan selaras dengan angka kematian pasien Covid-19 yang sangat kecil sekali.

Maka menurutnya, sangat dibutuhkan vaksinasi serentak untuk terus menekan angka penyebaran di kabupaten diujung timur pulau madura tersebut. Vaksinasi juga diharapkan dapat meningkatkan kekebalan komunitas

“Penambahan kasus harian baik yang positif atau yang meninggal kecil sekali. Bahkan sempat 9 Minggu tidak ada penambahan kasus positif satu orang pun,” paparnya

Selain itu, dirinya bersama Kapolda Jatim juga ingin mengecek kesiapan pelaksanaan protokol kesehatan di kabupaten berlambang kuda terbang tersebut. Sehubungan pada beberapa wakti yang lalu ada peningkatan kasus paparan Covid-19 yang cukup signifikan
di Kabupaten Bangkalan

Pengecekan protokol kesehatan tersebut, kata Suharyanto bertujuan penajaman Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Kemudian, proses pengurusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sumenep yang baru tiba dari luar negeri.

“Setelah PMI asal Sumenep dinyatakan negatif ketika dilaksanakan swab di asrama haji Surabaya ternyata di Sumenep juga dilaksanakan karantina dan swab. PMI yang negatif baru bisa kembali ke kampungnya masing-masing, sementara yang positif diisolasi lagi sampai negatif,” tandasnya. Th

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *