Bayi Perempuan Ditemukan di Semak-semak Kebun

SURABAYAONLINE.CO,  Blitar – Warga Desa Ngoran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar di hari Jumat pukul 15.00 WIB, digemparkan temuan bayi berjenis perempuan tanpa lilitan selimut.

Awal temuan bayi yang baru lahir dengan ari-ari (tali pusar) masih menempel di pusar dengan keadaan terlentang hanya beralaskan selembar kain, menurut beberapa saksi, bayi itu di temukan di semak semak kebun belakang rumah Mujiono warga desa setempat.

Ditemukanya bayi berkulit bersih itu awal mula ditemukan oleh Almail Zukah warga Desa Ngoran, masih menurut saksi lsin, ketika itu saat Almail Zulkah, 40 ,akan pergi mandi yang kamar mandinya di samping rumahnya, saat itulah saksi Almail mendengar jeritan bayi, tepatnya di kebun belakang rumah Mujiono yang tidak jauh dengan rumah Almail.

“Saat mau mandi saya dengar tangisan bayi yang seperti baru lahir, sejenak saya cari ternyata ada bayi tanpa baju di atas kain, dengan saya dekap handuk langsung saya bawa masuk rumah,” terang Almail kepada petugas Polsek Nglegok di depan warga yang mendatangi rumahnya.

Spontan setelah d bawa masuk rumah dan di beri kain selimut oleh istri Almail, bersama warga bayi itu dibawa ke rumah Ibu Wasiati 40 bidan desa setempat.

Langsung oleh Bidan Wasiati bayi perempuan itu di petlriksa kesehatanya danbdi nyatakan sehat, oleh Bu Waiati, langsung di potong ari arinya.

” Setelah kita rawat bersama ibu ibu, dan kondisi bayi sehat, terus kita lakukan pemotongan Ari Arinya, sementara kita masih lakukan perawatan, sudah pamong desa lapor ke Kantor Polsek,” kata Bu Bidan Wasiati.

Sementara Amail Zulkah mengatakan saat dirinya mau mandi, terdengar suara tangisan bayi di kebun belakang rumah Saksi Mujiono. “Langsung mencari tangisan bayi, karena kok ada bayi menangis di kebun, ternyata bayi perempuan tanpa baju dan ari-arinya masih berdarah dan menempel,” tutur Almail.

Dan kini bayi peremouan tersebut masih dalam perawatan Bidan Desa Ibu Wasiati.
Kapolsek Nglegok AKP.Lahuri seijin Kapolres Blitar Kota AKBP.Yudhi Hery Setiawan, bahwa pihaknya masih memeriksa saksi saksi, “Sementara kita masih minta keterangan saksi saksi, guna mengungkap siapa orang tua bayi tersebut, sementara untuk bayi dalam oerawatan ibu bidan desa, selanjutnya bisa kita titipkan di Puskesmas Nglegok,” jelas AKP Lahuri SH di kantornya tadi Sore.Ari.