Keteledoran Pengawasan Orang Tua Bocah Gadis 5 Tahun Tewas Tersengat Listrik

SURABAYAONLINE.CO.Blitar – Entah bagaimana awal peristiwa yang memilukan ini, sehingga bocah imut berusia 5 tahun sebut saja Mawar, harus meninggal dunia akibat tersengat Listrik di rumahnya Desa Darungan Kec.Kademangan Kab.Blitar, kejadian pada pukul.13.00 WIB hari Senin (31/5) menjadikan kalangkabut tetangganya.

Guna pertolongan Mawar, salah satu tetangganya Helmi 24 langsung membawa ke Puskesmas terdekat bersama orang tuanya dan tetangga lainya, namun setelah di lakukan pemeriksaan oleh dr.Rurin di Pusekesmas Kademangan ternyata Mawar sudah meninggal dunia.

Kapolres Blitar AKBP.Leonard M Sinambela atas kejadian tewasnya korban melalui Kasubag Humas Polres Blitar AKP.Imam Subechi mengatakan, kejadian yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB siang saat korban berangkat tidur menyusul ayahnya, sementara ayahnya sudah di dalam kamar, saat itulah korban jatuh dengn posisi terlentang di ruang tamu, mendengar suara jeritan korban, saksi Mariono 61spontan langsung lari ke ruang tamu.

” Ketika saksi pak Mariono melihat posisi korban dengan memegang stop kontak listrik spontan saksi yang saat itu bekerja di rumah ayah korban teriak sehingga ayah korban terbangun, teriakan saksipun di dengar para tetangganya, guna menyelamatkan korban lngsung di larikan ke Puskesmas Kademangan, oleh dokter Rurin korban di nyatakan Sudah meinggal.” Kata AKP.Imam Subcehi.

Saat di akukan olah TKP oleh Sat Reskrim Polres Blitar dari tim Inafis, Saksi Mariono menuturkan, sekitar pukul 12.00 Andi Dwi Mustofa 38 ayah korban sedang menunggui Saksi memperbaiki pintu dapur rumah Andi, sementara korban Mawar berada di sampingnya, karena siang biasanya korban tidur, oleh saksi disuruh tidur, saat ayahnya berangkat tidur siang.

Kulo nerusaken ndandani kunci lawang, gendhuk (korban) nyusul bapak..e tilem.” tutur Mariono kepada petugas di TKP.

Peristiwa itu terjadi berawal saat Mariono melanjutkan memperbaiki kunci pintu dapur rumah ayah korban, tiada lama korban meninggalkan dapur, saksi Mariono mendengar jeritan korban, ketika Mariono mendatangi suara jeritan korban, ternyata korban sudah tergeletak dngan terlentang di lantai dengan menggenggam Stop kontak.

“Melihat kondisi korban saksi Mario teriak minta tolong, langsung ayah terbangun dan melihat kondisi korban langsung berusaha menolong dengan pak Mariono.” tambah AKP.Imam Subechi.”

Setelah dilakukan pemeriksaan dari dokter Puskesmas disaksikan pihak Polisi dan Babinsa Koramil Sutojayan, akhirnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

” Jadi murni kecelakaan akibat tersengat listrik, dengan luka memerah dan terkelupas pada ibu jari dan telunjuk tangan kanan korban, tidak ada tanda tanda kekerasan lain pada tubuh korban, untuk barang bukti stop kontak disita, untuk sementara ayah korban belum bisa diminta keteranga,” pungkas mantan Kapolsek Lodoyo Timur ini.Ari.