Kasus Pembunuhan Anak 4 Tahun Di Sumenep, Polres Sebut Tidak Ada Keterlibatan Orang Lain

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep– setelah menetapkan satu orang tersangka berinisial SL, dalam kasus pembunuhan anak 4 tahun bernama Selvy Nor Indah Sari, bocah 4 tahun asal Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep. Kepolisian Resort (Polres) Sumenep Madura Jawa Timur sebut tidak ada keterlibatan orang lain dalam kasus tersebut

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, hal itu berdasarkan keterngan dari tersangka kepada penyidik saat proses pemeriksaan

“Keterlibatan orang lain memang tidak ada, jadi memang pengakuannya murni dia sendiri,” katanya saat dimonfirmasi diruang kerjanya. Jumat 07 Mei 2021.

Widiarti mengingatkan, semua pihak bahwa proses hukum yang ditangani oleh Kepolisian harus disandarkan pada fakta-fakta hukum. Jangan sampai muncul opini seolah-olah ada keterlibatan pihak lain. Harap menunggu semua tahapan pemeriksaan hingga selesai

“Kita tidak bisa berandai – andai, kita tunggu hasil pemeriksaan lengkapnya seperti apa,” ujarnya menimpali.

Dikonfirmasi terkait motif tersangka melakukan tindak pidana yang selama ini terungkap karena alasan kecemburuan. Menurut Widiarti hal itu juga berdasarkan penyidikan sementara dari keterangan tersangka.

Apa yang disampaikan pelaku seperti itu, dia kooperetif menyampaikannya. ” Masalah versi lain ya sah – sah saja kan,” terangnya.

“Pemeriksaan ini belum selesai, semuanya masih dikembangkan. Kita serahkan ke penyidik, hasilnya seperti apa nanti akan kita sampaikan,” timpalnya.

Selain itu Widiarti juga menanggapi, keberatan beberapa pihak dikarenakan, Kepolisian tidak menggunakan pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati tapi menggunakan, Pasal 80 ayat (3) UU RI nomor 17 tahun 2016 atas perubahan UU RI no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Ia menjelasakan bahwa pelaku pembunuh sadis terhadap anak yatim tersebut tidak direncanakan. Sebab, menurut Widi, tersangka SL tidak membawa alat untuk melakukan tindakan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Hanya mengambil perhiasannya saja, tidak mau membunuh,” jelasnya

Sekdar informasi bocah 4 tahun bernama Selvy Nor Indah Sari sebelumnya dikabarkan hilang sejak Minggu 18 April 2021 dan kemudian ditemukan pada Rabu 21 April 2021.

Saat ditemukan, anak yatim tersebut telah meninggal dunia terbungkus karung di dalam sumur. Perhiasan emas sekitar 12 gram, berupa kalung dan gelang raib. Tersangka saat ini ditahan di Mapolres Sumenep.

Selanjutnya, Polres Sumenep hingga saat ini sudah memeriksa kurang lebih 5 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan terhadap bocah 4 tahun di Sumenep. Kepolisian masih terus mengembangkan kasus tersebut. Thofu