Seram “Maldives-Nya Indonesia

SURABAYAONLINE.CO – Taman Nasional Manusela (TNM), Seram, Maluku, selain memiliki kekayaan flora dan fauna yang sangat melimpah yang tak kalah menariknya adalah keindahan laut yang ada di kawasan penayangga yang ada di sekitarnya.

Salah satunya adalah Negeri Sawai Kec. Seram utara dan Negeri Saleman, Kec. Seram Utara Barat keelokan lautnya sangat luar biasa. Terletak di tepi laut Seram, airnya sejernih kaca. Dari atas permukaan terlihat ikan berwarna-warni serta biota laut lainnya.

Rumah warga yang ada di tepi pantai sebagian bangunannya berdiri di atas tiang yang ditancapkan di atas di bibir pantai diatas permukaan laut. Termasuk beberapa home stay bangunan kayunya juga berdiri di atas air laut yang terjaga kebersihannya dari sampah.

Keindahan di Negeri Sawai maupun Negeri Saleman mirip dengan suasana kepulauan Maldive, negara yang selama ini menawarkan pesona lautnya sebagai promosi utama.

Di sepanjang pantai Negeri Sawai dan Negeri Saleman serta kawasan sekitarnya di sepanjang bibir pantai banyak berdiri resort. Resort-resort tersebut ada yang memiliki pantai dengan pasir putihnya yang sangat indah tetapi ada beberapa resort yang tidak memiliki pantai sehingga untuk menuju ke penginapan harus menggunakan perahu yang sudah disiapkan oleh resort maupun yang disewakan oleh penduduk setempat.

FOTO: M GANDHI WASONO

Beberapa resort yang ada disana adalah, Lisa Bahari, Ora Beach Resort, Kakaktua Resort, Ronela Resort, dan masih ada beberapa lagi tempat penginapan yang menawarkjan nuasa serupa. Dan harganya sangat bervariasi, mulai yang murah layaknya home stay sampai harag jutaan rupiah per-malamnya.

Posisi Negeri Sawai maupun Negeri Saleman kalau ditarik garis lurus ke utara sejajar adalah Misol, Kabupaten Papua. Hanya butuh waktu sekitar 3 jam dengan speed boat sudah untuk masuk kesana.

Bermain dengan Ikan

Sambil istirahat dari balik kaca kamar disuguhi panorama lautan luas serta diselingi deburan ombak yang terdengar bak sebuah musik orchestra yang sangat indah. Setelah istirahat pagi hari sambil duduk di teras kayu mata disuguhi keindahan laut dengan ikan berwana-warni di bawahnya. Bahkan jika laut tenang saat senja tiba pantulan sinar memerah diatas permukaan air laut terlihat sangat romantis.

Kalau ingin menikmati terumbu karang sekaligus bermain-main dengan ikan berwarna-warni dari resort tinggal langsung nyemplung untuk snorkeling dengan peralatan yang sudah disediakan pihak resort dengan harga sewa yang sangat terjangkau.

Yang tak kalah eksotisnya ketika naik perahu boat dari Sawai menuju Saleman tempat lokasi Ora Beach dan Kakaktua resot berdiri di sebelah kiri tegak tebing karst menghadap laut Seram yang kokoh menjulang tinggi.

Hantaman ombak di dinding tebing membentuk ceruk-ceruk yang ditumbuhi tanaman laut di sekelilingnya. “Keindahan alam laut disini indahnya kebangetan. Dari sekian banyak lokasi wisata bahari yang saya kunjungi Sawai ini menurut saya sangat luar biasa,” kata Kak Resha, seorang pendongeng dari Jakarta.

Sebagai seorang pendongeng nasional keindahan alam Sawai yang sangat luar biasa tersebut akan menjadi bahan ketika menyampaikan materi cerita kepada anak-anak yang ada di daerah lain. “Materi seperti ini sangat penting, untuk menumbuhkan rasa cinta anak pada negerinya,” kata Resha yang juga punya chanel Youtub.

FOTO: M Gandhi Wasono

Selama berada di resort tersebut semakin lengkap dengan sajian makanan sari laut yang berupa berbagai jenis ikan laut segar hasil tangkapan para nelayan setempat.

“Yang datang kemari tak hanya turis local, turis mancanagera juga banyak. Mereka kagum dengan keindahan laut disini. Bahkan sebelum banyak turis lokal datang kemari justru turis mancanegera yang lebaih banyak datang kemari,” kata Fahrul pemilik Kakatua Resort.

Untuk menuju Negeri Sawai kawasan yang bersebelahan dengan TNM ada dua jalur. Dari Ambon, Maluku, bisa naik feri dari pelabuhan Liang Ambon menuju ke pelabuhan Waipirit Seram, baru kemudian bisa menuju Sawai sejauh 200 km. Sepanjang jalan tersebut menuju Negeri Sawai diuguhi pemadangan alam serta pedesaan. Perjalanan semakin menyenangkan karena kondisi jalanan aspal yang halus mulus yang sepi dari lalu lintas.

Rute yang kedua bisa bisa dari pelabuhan Tulehu Ambon kemudian naik kapal feria tau kapal cepat ke pelabuhan di Masohi, ibukota Seram. Dari Masohio menuju Negeri Sawai jaraknya lebih dekat hanya sekitar 85 km.
Menuju ke Sawai atau ketika ke Taman Nasuonal Manusela akan melewati jalan trans Seram yang halus sepanjang 34 km.

Sepanjang jalan itu disuguhi keelokan alam yang sangat luar biasa. Sebelah kiri disuguhi kemegahan Gunung Binaya, gunjung yang masuk dalam seven summit pegunungan di Indonesia. Keterjalan Gunung Binaya setinggi 3.027 mdpl seringkali dijadikan sebagai tempat latihan para pendaki gunung yang akan melakukan pendakian ke puncak Kartens, Puncak Jaya di Papua.

Selain disuguhi keelokan Gunung Binaya di sebelah kiri juga terdapat Gua Hatusaka, sebuah gua yang berada di perbukitan karst yang masuk wilayah TNM. Gua Hatusaka adalah gua vertikal dengan kedalaman 400 meter yang dinyatakan sebagai gua vertikal terdalam di Indonesia.

Pelatihan Ekowisata

Sementara Kepala Taman Nasional Manusela, Dr. Ir Ivan Yusfi Noor Msi, menjelaskan TNM Manusela dengan luas 174.545 ribu hetar dikelilingi oleh 4 kecamatan serta 27 desa penyangga. Taman Nasional Manusela sendiri memiliki kewajiban untuk mendukung agar desa-desa penyangga yang ada di sekitarnya meningkat kesejahteraan masyarakatnya. “Karena masyarakat yang ada di desa TNM tersebut terlibat dalam menjaga dan melestarikan taman nasional,” kata Ivan.

Salah satu bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan keterampilan ekowisata. “Dengan memiliki kemampuan lebih soal ekowisata maka masyarakat memiliki keterampilan lebih yang tentu dampaknya akan bisa menjaring lebih banyak wisatawan yang datang,” kata Ivan.

Untuk pelatihan ekowisata itu sendiri ia mendatangkan Nurdin Razak, seorang pakar ekowisata untuk melatih masyarakat yang berada di kawasan penyangga. Pelatihan itu diberikan kepada masyarakat umum yang berada di pesisir pantai juga para karyawan serta beberapa pemilik resort.
Gandhi Wasono M.