Polres Blitar Bekuk Pelaku Residivis Curanmor Khusus  Honda Beat

SURABAYAONLINE.CO, Blitar-Jajaran Satuan Reseskrim Polres Blitar dan Polsek Selopuro berhasil membekuk dua pelaku pencurian sepeda motor di Desa Jatitengah Kec.Selopuro Kab Blitar hanya berbeda waktu.

Dalam aksinya setelah korban melapor ke Polisi ketika pemilik motor yang sehari hari sebagai Guru SD ini sedang belanja di sebuah warung makan ( 31/1) siang, ketika motorbya di parkir selang waktu beberapa menit Motor jenis Honfa Beat itu hilang.

Atas lapor Marzokul Ulumiyah 24 warga Desa Jatitengah itu, Satreskrim lakukan penyelidikan bersama Polsek Selopuro, hasilnya dapat menangkap RAW 23 warga Desa Ringinsari, sedang seorang teman pelaku di tangkap hari berikutnya.

Kasubaghumas Polres Blitar, AKP Imam Subechi mengatakan, pelaku yang berhasil ditangkap terlebih dahulu atas nama RAW, (8/2) seorang laki-laki berusia 21 tahun warga Desa Ringinsari, dalam pengembanganya lelaki bertubuh kurus ini mengaku bekerja sama dengan Nanang 25 warga Dusun Krajan Desa Kedungbanteng Kec.Bakung Kab.Blitar, masih menurut Kasubag Humas Polres Blitar AKP.Imam Subechi atas ijin Kapolres Blitar AKBP.Leonard M Sinambela SH.SI.K MH, aksi pelaku melihat kesempatan setelah mengetahui Kontak motor korban masih menempel di motornya.

“Pelaku bisa dengan mudah mencuri.motor korban karena pemilik motor lupa mencabut kunci kontaknya,saat membeli lauk pauk di warung yang tidak jauh dari rumahnya sehingga pelaku berhasil mencuri motor korban.” terang AKP.Imam Subcehi di ruang kerjanya Rabu (24/2)

Mantan Kapolsek Lotim ini menambahkan, kejadian tersebut pada tanggal 31 Januari 2021lalu, setelah di lakukan penyelidikan Satuan Reskrim akhirnya berhasil membekuk RAW pada 8 Pebruari, selanjutnya pengembangan dari RAW, ternyata Redidivis yang tiga kali mendekan di LP Klas II Blitar ini mengaku dalam aksinya bersama Nanang temanya yang sempat menjadi DPO.

“Setelah dalam penyelidikan RAW yang pernah mendekam di Lapas Klas II Blitar 3 kali ini dalam kasus serupa, mengaku aksinya bersama tersangka Nanang yang kini sudah di tangkap di wilayah Kab.Malang pada Minggu malam (20/2) kini ke duanya masih dalam pemeriksaan.” tambah AKP.Imam Subechi.

Dalam pengungkapan kasus pencurian tersebut dari tangan ke dua tersangka Polisi berhasil menyita dari tangan tersangka berupa sebuah motor saat mereka berdua melakukan pencurian, untuk motor Korban Jenis Honda Beat bernomor Polisi AG 6376 KAM telah di jual seharga Rp 2 juta, selain motor miliķ pelaku jenis Honda Beat Hijau ber nopol L 4873 AA dan uang tunai Rp.900 ribu juga Helm dan sebuah Ponsel, guna penyelidikan lebih lanjut, untuk motor kepemilikan tersangka dengan nomor Polisi L 4873 AA masih di selidiki, pengakuan tersangka dalam aksinya selalu milih motor Honda Beat, selain ringan dan mudah di bawa lari, harganya juga di atas 2 Jutaan, sedang untuk penadah masih dalam penyelidikan.

” Sementara kedua tersangka masih dalam pemeriksaan di Unit Jatanras, memang pengakuan para tersangka aksinya memilih Honda Beat dngan alassn ringan di bawa kabur, juga sedikit mahal, bila terbukti kedua rersangka bisa di jerat pasal 363 KUHP dngan ancaman di atas 5 tahun penjara, apa lagi RAW merupakan Residivis.” Pungkas Perwira Poliisi yang Hoby Gowes ini.

Ternyata dua pelaku ini selain mencuri motor milik Marzokul Ulumiyah, dalam pengakuanya selama bulan Januari 2021 sampai tanggal 8 Pebruari elah melakukan pencurian di empat TKP yang ke semuanya jenis Honda Beat, yakni di wilayah Blitar Selatan. Ari