“JAMBE” Coffee Hadirkan Kopi Kualitas Premium Harga Ramah di Kantong

SURABAYAONLINE.CO, Malang (Jatim) – Kopi saat ini bukan hanya menjadi sekedar minuman tetapi sudah merupakan gaya hidup yang mempunyai kelasnya tersendiri,maraknya bermunculan kedai kopi dikota Malang saat ini menawarkan tidak hanya sekedar minuman saja namun juga edukasi tentang jenis kopi dan pengolahannya.

Salah satu cafe yang membawa konsep itu adalah JAMBE Coffee yang berada di jalan Rajasa,Bumiayu Malang

Menurut pemilik cafe Agus Slamet Wahyudi atau biasa dipanggil pak Yudi kepada awak media di lokasi “JAMBE”Coffee (13/12/2020) menjelaskan, “Konsep yang dibawa JAMBE COFFEE tidak hanya menyediakan kopi saja tapi juga edukasi tentang jenis dan proses pengolahan kopi secara sederhana.

Di tempat kami ada berbagai macam kopi diantaranya kopi Gayo,Dampit Arabika juga robusta dan masih banyak lagi yang lain semua kopi itu tersedia dalam bentuk biji matang jadi untuk setiap pelanggan yang datang akan mendapatkan suguhan minuman fresh yang kami proses langsung begitu mereka memesannya.

Tempat ini masih baru dibuka tapi untuk masyarakat kota Malang terutama Kecamatan Kedungkandang akan sangat mudah menemukan lokasi cafe kami karena berada tepat di antara jalan kembar pasar induk Gadang dan di seberang dari RSD (Rumah Sakit Daerah) kota Malang.
Selain itu para pengujung tidak perlu khawatir walaupun kopi yang kami sediakan adalah kopi jenis premium untuk harga tetap ramah di kantong yakni antaraRp 5 ribu sampai Rp20 ribu saja untuk menu lain juga ada makanan ringan khas cafe di kota Malang seperti roti, pisang bakar, mie, kentang goreng dan beberapa menu lain yang berkisar Rp 8 ribu sampai Rp10 ribu saja.

“Harapan kami tentunya ke depan tempat ini bisa menjadi salah satu alternatif tempat ngopi yang nyaman dan ramai dikunjungi para pecinta kopi baik itu dari luar kota terutama bagi warga Kota Malang sendiri karena kami tahu benar bahwa kopi dan tempat ngopi saat ini bukan hanya sekedar suguhan serta bercengkrama dengan teman tapi sudah merupakan gaya hidup yang punya kelasnya tersendiri,” pungkasnya
(Hermin/Red)