Kisah Sampek Engtay Diperagakan Pasangan Suami Istri , walau Harus Hidup Semati dalam Tahanan Polisi

SURABAYAONLINE.CO-Kisah Cerita kuno dari negeri Cina Sampek Engtay cinta sehidup semati itu diperagakan pasangan suami istri, yang kini di tangani Unit Reskoba Polres Blitar Kota, itulah Istri susul Suami di tahanan, ini suatu kejadian yang aneh di Blitar, uniknya NL 22 ini juga harus mendekam di balik jeruji tahanan Polres Blitar Kota sejak Rabu (8/10) malam, setelah mengirim Pasta Gigi dan nakanan ringan kepada Erik Setiawan 32 suaminya yang di tangkap Unit Reskoba Polres Blitar Kota pada pertengahan September 2020 karena edarkan Sabu sabu, tanpa di sadari Erik menjerumuskan istrinya untuk menghuni ruang tahanan setelah minta kiriman Pasta Gigi.

Ditangkapnya NL itu seperti yang di sampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP.Leonard M Sinambela SH S.IK MH dalam Konpernsi Pers nya (Selasa 13/10) siang, saat itu NL mengirm makanan kecil yang di masukan tas kresek di dalamnya ada sebuah Pasta Gigi, pada ( Rabu 8/10) malam yang di titipkan petugas jaga.

“Saat itu Kanit Propam (Ipda Widarto) yang sedang tugas curiga, malam malam ada titipan untuk tahanan, setelah di periksa ternyata benar dalam Pasta gigi ada Sabu, yang akan di kirim pada Erik Setiawan.” Ungkap AKBP.Leonard.

Selanjutnya masih menurut orang nomor satu di Polresta Blitar ini, malam itu juga langsung memeriksa ruang tahanan bersama Sat narkoba juga meneriksa Erik, hasilnya petugas mendapati 3 klip sabu yang di simpan dalam Tube Pasta gigi dengan berat 0.39 gram, 0.10 dan 0.12 Gram sabu yang di simpan di ruang kamar mandi tahanan.

“Malam itu juga Rabu (8/10) Satkoba yang dipimpin Kasat Iptu Suryadi, menangkap NL, dan menggeledah rumahnya, di sana di temukan sabu dengan 4 bungkus Klip plastik seberat 7.69 Gram Sabu.” Tandas AKBP.Leonard yang akrab dngan Wartawan ini.

Dalam pengembangan pemeriksaan terhadap NL ternyata barang haram itu di peroleh dari Fajar Romadhon 30 warga Dsn/Desa Padangan Kec.Ngantru.

“Dan semua barang haram tersebut di peroleh dari Eko Wahyudi alias Boncel 34 yang telah di tahan bersama Erik Setiawan yang merupakan jaringan edar sabu melalui telepun, Fajar baru di tangkap kemarin, dari rumahnya Fajar petugas menyita sabu seberat 1.51 Gram dan timbangan digital dan dua buah HP.” Terang AKBP.Leonard lagi.

Untuk itu dengan menangkap NL dan Fajar Polisi berhasil menyita 13.14 Gram Sabu, 2 buah HP 12 Bungkus rokok, pipet kaca, timbangan Digital serta dua Tube Pasta Gigi.

” Kini kasus peredaran Sabu di Wikayah Kota Blitar merupakan perhatian Utama, karena sudah banyak cara cara peredaran Narkoba dengan berbagai bentuk, hal inilah yang perlu kita waspadai, untuk NL dan Fajar kita jerat pasal 112/114 tentang UU.Narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun maksimal 7 tahun penjara.” Pungkas AKBP.Leinard M Sinambela. Ari.