Buntut Tewasnya 8 Pemabuk Miras, Polres Blitar Amankan 31 Penjual Miras di Beberapa Tempat di Kabupaten Blitar

SURABAYAONLINE.CO, Blitar-Rupanya Polres Blitar tidak ingin kecolongan lagi atas ulah para pecinta Minuman Alkohol Miras,untuk itu pihaknya langsung melakukan gebrakan Operasi serentak pada Kamis sampai Jumat (7-8/5) di sudut sudut pedesaaan di beberapa Kota Kecamatan, dan hasilnya petugas menyita ratusan Botol Miras dari berbagai jenis yang ber Alkohol di atas 50 persen, termasuk ke 31 penjualnya.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo menjelaskan dalam konferensi persnya (Jumat 8/5) sore, bahwa pihaknya telah mengamankan 31 penjual miras pabrikan maupun oplosan dari berbagai Merek, hal itu merupakan hasil razia setelah adanya delapan warga di dua Desa di Kecamatan Kademangan Kab.Blitar meningal akibat mengkonsumsi miras oplosan.

Masih menurutAKBP.Ahmad Fanani berdampingan dengan Bupati Blitar Riyanto serta Komandan Kodim 0808 Blitar Lwt.Kol.Kris Biyanto, sitaan Ratusan botol miras itu adalah hasil racikan pabrikan maupun miras oplosan rumahan yang berasal dari arak Jawa yang di ramu sedemikian rupa sehingga menghasikkan Miras Oplosan,dengan rincian berupa 798 botol miras pabrikan dan 4 jerigen dengan isi 80 liter arak Jawa.

“Kami berhasil mengamankan 31 satu pelaku penjual miras. Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan ratusan miras berbagai jenis, mulai dari arak Jawa atau cukrik, oplosan dan berbagai miras dengan merek lainya,” kata AKBP.Ahmad Fanani.

Masih menurut orang nomor satu di Polres Blitar, untuk para penjual itu dikenakan pasal tindak pidana ringan (Tipiring).

“Setelah BAP ke 31 orang penjual Miras itu llangsung di limpahkan ke pengadilan untuk proses hukum selanjutnya,” terang AKBP.Ahmad Fanani.

Untuk di ketahui pada Sabtu (2/5) sampai Minggu (3/5) 9 orang melakukan pesta Miras Oplosan di dua tempat berbeda, dalam pesta itu berakhir tragis, 8 orang Meninggal dunia yang satu sampai saat ini masih kritis dalam oerawatan di Rumah Sakit.

Bersamaan itu Bupati Blitat Riyanto yang mengikuti Konferensi Pers bersama Komandan Kodim, Riyanto sempat melakukan tanya jawab dengan para tersangka Tipiring dengan Bupati Blitar, dan trrungkap bahwa rata rata para penjual tidak akan mengulangi atau membuka warung /tokonya menyediakan Miras, juga Ritanto menyampaikan bahwa Pemerintah daerah tidak segan segan untuk menutup usaha mereka apa bila di ketahui mengedaralkan atau jual Miras apapun Bentuk dan merknya.

“Saya tidak segan segan mentup usaha sampean apabila di dapati megedarkan atau menjual Miras apapun bentuknya, saya dan Pak Ka Polres dan Pak Dandim tidak segan segan mengambil tindakan tegas, kalau ada atau tahu ada yang menjual langsung laporkan ke Polisi.” Tegas Bupati Riyanto di hadapan ke-31 penjual Miras.(Ari)