PDAM Garap Pipanisasi Air BGS Rp 718 Miliar

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – PDAM Giri Tirta Gresik akan menambah produksi air bersih sebesar 1000 liter perdetik, dengan target mulai awal tahun 2021 tidak ada lagi keluhan kekurangan air bersih.

Untuk itu, PDAM Giri Tirta Gresik telah bekerjasama dengan investor untuk memanfaatkan air dari Bendung Gerak Sembayat (BGS) sebesar Rp 718 miliar.

“Diperkirakan pada bulan Oktober 2019 megaproyek itu akan dimulai, dengan pekerjaan awal penanaman pipa transmisi dengan diameter 1100 mm,” ujar Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah yang akran dipanggil Riza.

Sebelum pemasangan pipa berlangsung, kata Riza panggilan akrabnya, PDAM beserta jajaran pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kecamatan  Bungah dan Kecamatan Manyar di pendopo kecamatan masing-masing.

“Masyarakat tidak usah kuatir, pipa yang akan ditanam tak melulu pipa transmisi, melainkan juga ada pipa pendamping yaitu pipa distibusi. Jadi masyarakat juga akan menikmati air dari BGS ini. Dari pipa distibusi ini akan terdistribusi ke rumah-rumah masyarakat sekitar Bungah dan Manyar” papar Riza.

Saat ini jumlah produksi air bersih PDAM Gresik sebesar 1.327 liter/detik (lpd) yang hanya mencukupi 43 persen masyarakat Gresik di 11 Kecamatan.

Praktis dengan selesainya pemanfaatan air BGS nanti, maka akan memberikan tambahan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat Gresik. Diperkirakan BGS ini akan menambah sekitar 20 persen pelanggan baru atau 70 ribu Sambungan Rumah.

Pemanfaatan air BGS ini, akan menambah pasokan untuk masyarakat pelanggan di Kecamatan Bungah, Manyar dan sebagian perkotaan.

“Sedangkan produksi air yang ada saat ini, bisa lebih dioptimalkan untuk masyarakat pelanggan lama PDAM atau bisa menambah pelanggan baru khususnya untuk masyarakat perkotaan serta wilayah Gresik Selatan” urai Riza.

Terkait perkiraan pemanfaatan air BGS pada akhir 2020 – 2021 awal, Riza hanya menyebutkan hanya perkiraan sesuai progress proyek.

“Usai penanaman pipa yang diperkirakan kurang lebih sebulan. Pihaknya masih akan melaksanakan pekerjaan Intake Air, lalu pipa Distribusi ke IPA, Booster (Reservoir), Valve, Sambungan rumah (SR) yang kami perkirakan memakan waktu satu tahun” pungkasnya. (san)