Temuan Mayat Gegerkan Warga Desa Jatinom Blitar

SURABAYAONLINE.CO, BLITAR-Warga desa Jatinom Kc. Kanigoro Kab. Blitar sekitar pkl.06.00 tadi pagi ( Rabu 19/6) di kejutkan temuan sosok priya yg sudah meninggal dunia, selain itu tidak jauh dari mayat yang kenakan setelan kaos dan celana jeans biru tergeletak motor Honda Beat putih AG 5093 KBH.

Awalnya ditemukan oleh Sugianto 52 warga desa setempat saat hendak ke sawah ketika ditemukan belum di ketahui identitasnya, dan di laporkan ke perangkat desa lalu diteruskan ke Polsek Kanigoro. Adanya temuan mayat itu warga desa berbondong bondong melihat kejadian temuan mayat tersebut,

Setelah mendapat laporan, petugas dari Polres Blitar dan Polsek Kanigoro lakukan olah TKP,dalam olah TKP di temukan identitas mayat pria tersebut, adalah Esa Biren Wahyudi Djorgi 23 warga Kel. Plosokerep Kec. Sananwetak Kota Blitar, yang tersimpan dalam dompet setelah Polisi menemukan KTP dalam dompet juga uang Rp. 250.000.

Sementara korban di duga alami kecelakaan tunggal karena tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

“Setelah kita lakukan olah TKP, untuk motor kita amankan di Polres, juga menghubungi pihak keluarga.” kata AKP. Sodig Efendi Kasat Reskrim Polres Blitar di TKP. Guna penyelidikan lebih lanjut jasad Djorgi di rujuk Ke RS. Mardi waluyo Kota Blitar.

Menurut AKP. Budi Gunawan Kapolsek Kanigoro.. pihaknya melakukan olah Tkp bersama Dokter kesehatan Puskesmas Kanigoro,” Untuk lebam pada wajahnya di duga terkena benturan batu-batu yang ada di tepian Sawah, kita juga koordinasi dng Unit Laka,dugaan sementara kecelakaan tunggal.” terang AKP. Budi Gunawan.

Ternyata Djorgi sehari hari adalah seorang tukang Parkir di Kota Blitar. Menurut pihak keluarganya korban yg sehari hari di panggil Djogi itu adalah penggemar menyepi di kuburan kuburan dan sebelum terjadi kecelakaan, semalam (Selasa 18/6) warga mendengar laju motor dengan kecepatan tinggi, selang beberapa saat warga mendengar suara motor jatuh..

“Memang keterangan saksi saksi, saat di Poskamling,, melihat laju motor kecepatan tinggi, sedang jalan desa gelap, walau beraspal,dari informasi korban diduga alami kecelakaan tunggal. ” pungkas AKP. Budi Gunawan. (ari)