SURABAYAONLINE.CO – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi kepada seluruh elemen pendidikan di Jawa Timur yang bahu membahu membuka peluang bagi setiap anak yang kurang beruntung untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Melansir Antara, pernyataan tersebut disampaikan Khofifah usai meraih Anugerah Adhiwidya Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Indonesia 2026 untuk kategori Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Anak Putus Sekolah (APS) atas komitmennya memperluas akses pendidikan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Indonesia.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan pendidikan, para pengelola PKBM, sekolah swasta, perguruan tinggi, serta semua pihak yang selama ini bergotong royong membuka kesempatan belajar bagi anak-anak. Penghargaan ini bukan akhir dari upaya kita, tetapi menjadi pengingat bahwa masih ada anak-anak yang perlu kita jangkau,” tutur Khofifah pada hari Minggu (8/11/2026).

FK PKBM Indonesia sendiri merupakan wadah organisasi yang menghimpun para pengelola dan pegiat Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di seluruh Indonesia.

Organisasi ini berfungsi sebagai sarana komunikasi, kemitraan, dan penyalur aspirasi ke pemerintah guna meningkatkan kualitas serta pemerataan pendidikan nonformal (seperti Paket A/B/C, keaksaraan, dan pelatihan keterampilan).

“Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat ikhtiar dalam memastikan setiap anak di Jawa Timur mendapatkan hak pendidikan,” kata Khofifah. (RM)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version