SURABAYAONLINE.CO – Serapan KPR FLPP baru mencapai 57,3% jelang akhir tahun yang tersisa dua bulan lagi. Meski demikian Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) optimis target penyaluran rumah subsidi dapat dipenuhi.

Per tanggal 5 November 2026, telah KPR FLPP telah tersalurkan untuk 200.698, dari target 350.000 unit rumah, senilai Rp25 triliun.

Melansir Bisnis.com, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho yakin pihaknya mampu mengejar sisa target mengingat tren sebelumnya dimana setiap menjelang tutup tahun penyaluran KPR rumha yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu akan naik signifikan.

“Berdasarkan dari data yang kami miliki pada tahun-tahun sebelumnya, realisasi di akhir tahun cenderung lebih kencang penyalurannya,” ujar Heru, dalam keterangannya pada hari Jumat (6/11/2026).

Adapun faktor yang mempengaruhi, menurut Heru, adalah berbondong-bondongnya bank penyalur untuk mencapai target akhir tahun, sesuai perjanjian dengan BP Tapera. Selain itu, percepatan pembangunan rumah juga menjadi fokus pengembang mengingat musim hujan segera tiba dan dapat menjadi kendala di lapangan.

Selain itu, ia juga mengungkap bahwa BP Tapera terus berkoordinasi dengan pengembang dan pemerintah daerah guna mempercepat pencapaian target penyaluran FLPP. “Masih ada waktu hingga akhir tahun, kita optimalkan capaiannya dengan sisa waktu yang ada,” pungkas Heru. (RM)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version