SURABAYAONLINE.CO – Jambore Kader PKK Sidoarjo 2026 menjadi ajang penguatan kreativitas dan inovasi kader dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga. Kegiatan tersebut mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan UMKM, pengolahan pangan berbasis zero food waste hingga percepatan penurunan stunting.

Jambore Kader PKK 2026 dibuka Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan kader PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Selain menjadi ajang silaturahmi, jambore digelar untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas dan kompetensi kader dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga di wilayah masing-masing.

Sriatun mengatakan kader PKK memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran tersebut mencakup edukasi mengenai kesehatan keluarga, pencegahan stunting, ketahanan pangan, kelestarian lingkungan hingga penguatan ekonomi keluarga.

“Jambore PKK merupakan momentum yang sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat semangat kebersamaan, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kreativitas para kader PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera,” ujar Sriatun.

Menurutnya, Jambore PKK juga menjadi ruang bagi kader untuk bertukar pengalaman dan memperluas wawasan. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan dapat melahirkan inovasi yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

“Melalui Jambore PKK ini saya berharap seluruh peserta dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK di wilayah masing-masing,” katanya.

Jambore Kader PKK Sidoarjo 2026 diisi berbagai perlombaan yang disesuaikan dengan bidang kerja masing-masing kelompok kerja (Pokja).

Pokja I menggelar Lomba Simulasi PAAREDI, sedangkan Pokja II menghadirkan Bazar UMKM sebagai ruang untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk usaha masyarakat.

Sementara itu, Pokja III menggelar Lomba Vlog dan Kreasi Olahan Pangan bertema Zero Food Waste. Kegiatan tersebut mendorong kader untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah pangan sekaligus mengurangi potensi makanan terbuang.

Pada Pokja IV, lomba Balita Sehat Masa Depan Hebat digelar sebagai bagian dari upaya mendukung program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidoarjo.

Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana berbagi gagasan dan praktik yang dapat diterapkan kader dalam pemberdayaan keluarga di lingkungan masing-masing.

Sriatun meminta seluruh peserta menjaga sportivitas dan disiplin selama mengikuti rangkaian perlombaan. Menurutnya, semangat utama jambore adalah membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kapasitas kader.

“Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas karena tujuan utama jambore ini adalah belajar, berbagi inspirasi, dan mempererat persaudaraan,” tegasnya.

Ia juga mendorong kader PKK memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi dan elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas dampak program pemberdayaan keluarga.

Pembukaan Jambore Kader PKK Sidoarjo 2026 turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo, pengurus TP PKK Kabupaten Sidoarjo, dewan juri, Ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo serta para peserta jambore.

Melalui Jambore Kader PKK 2026, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap berbagai kreativitas dan inovasi kader dapat diterapkan di tengah masyarakat, khususnya dalam memperkuat kesehatan keluarga, ketahanan pangan, UMKM, lingkungan dan kesejahteraan keluarga.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version