SURABAYAONLINE.CO,Sidoarjo – Ribuan siswa setingkat SMA tumpah ruah di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Para siswa SMA sederajat ini sangat antusias mengikuti Talk Show Sidoarjo Youth Safeguard, sebuah event yang diadakan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Universitas Airlangga Jawa Timur (PW IKA Unair Jatim) bersama IKA Unair Sidoarjo dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Rabu (5/8).

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina mengungkapkan, beberapa hari terakhir ini masyarakat memang dihebohkan oleh pemberitaan mengenai HIV pada anak dan remaja di Sidoarjo.

“Kita juga memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang benar berdasarkan fakta dan data. Forum ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam melindungi generasi muda dari acaman HIV melalui edukasi yang benar, ilmiah, dan bertanggung jawab,” jelas Lakhsmie Herawati Yuwantina dalam sambutannya.

Berdasarkan Data Program Dinas Kesehatan Sidoarjo, sejak tahun 2001 hingga Juni 2026, jumlah kasus HIV pada kelompok usia 11-17 tahun tercatat 60 kasus secara kumulatif. Dari jumlah tersebut, 7 orang telah meninggal dunia, sehingga terdapat 53 remaja yang masih hidup dengan HIV.

“Mengapa saya sampaikan hal ini karena informasi yang tidak utuh dapat menimbulkan stigma. Padahal stigma adalah musuh terbesar dalam pengendalian HIV. Ketika seseorang takut dihakimi, mereka akan takut melakukan tes. Ketika takut diperiksa, maka penyakit terlambat ditemukan. Ketika terlambat ditemukan risiko penularan semakin besar,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo

Dia menyambut baik atas terselenggaranya event ini dan mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh multipihak.Kegatan ini merupakan bukti bahwa melindungi generasi muda bukan hanya tugas sektor kesehatan saja, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama, dunia, pendidikan, keluarga, pemerintah, organisasi masyarakat, dan tentu para remaja itu sendiri.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana dr Berlian Aniek Herlina mengatakan, para alumni Unair yang berada di Sidoarjo merasa prihatin atas tingginya kasus HIV, terutama yang menyasar kaum muda. “Kegiatan ini merupakan langkah kami dan  bentuk kepedulian kepada adik-adik SMA sederajat karena merekalah masa depan bangsa Indonesia. Mereka jangan sampai mengalami kerusakan moral,” ungkap Berlian Aniek Herlina yang juga menjabat Ketua IKA Unair Sidoarjo.

Beberapa narasumber yang kompeten hadir dalam acara ini. Di antaranya Spesiaslis Konselor Kesehatan Mental dan Remaja dr Dianasari, Psikolog dan Praktisi Pendidikan dan Keluarga Widji Lestari, Spesialis Penyakt Dalam dr Mohammad Daviq, dan Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan dr Rizqy Rahmatsyah.

Hadir pula Rektor Umsida Dr. Hidayatulloh, M.Si. Sekjen PP IKA Unair Indra Nur Fauzi, Ketua PW IKA Unair Jawa Timur dr Tauhid Islamy, dan beberapa tamu undangan lainnya. Dalam kegiatan ini jug ditandatangani MoU antara Umsida dengan IKA Unair Sidoarjo.

Para siswa yang diundang merupakan perwakilan dari seluruh siswa SMA sederajat di Sidoarjo. Diharapkan mereka bisa menjadi agen informasi pasca mengikuti acara ini.(*)

 

 

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version