SURABAYAONLINE.CO – PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda) memperkuat dukungannya terhadap program swasembada pangan nasional melalui penyaluran kredit bunga murah kepada pelaku usaha sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM di Kabupaten Lamongan.

Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Lamongan (Perseroda), Nur Rahmawati, mengatakan fasilitas kredit khusus tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat akses permodalan bagi sektor produktif yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Menurutnya, program kredit tersebut dirancang untuk membantu petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM memperoleh pembiayaan yang lebih mudah dengan bunga yang lebih terjangkau dibandingkan kredit komersial pada umumnya.

“Bank Daerah Lamongan memiliki kredit khusus bagi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, perikanan, maupun UMKM. Ini merupakan bentuk dukungan nyata untuk membantu pengembangan usaha mereka,” ujar Nur Rahmawati saat menghadiri Pertemuan Triwulan ke-28 Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (FK P4S) Provinsi Jawa Timur di GOR Sport Center Lamongan, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, mayoritas penyaluran kredit BPR Bank Daerah Lamongan saat ini masih didominasi sektor pertanian dan perikanan. Dari total portofolio pembiayaan yang disalurkan, sekitar 80 persen mengalir ke sektor agraria dan maritim yang menjadi unggulan Kabupaten Lamongan.

Besarnya penyaluran kredit ke sektor produktif tersebut menunjukkan komitmen bank milik daerah dalam mendukung peningkatan produksi pangan sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional.

Selain itu, kredit bunga murah yang diberikan diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas usaha masyarakat, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat daya saing sektor pertanian maupun perikanan di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

BPR Bank Daerah Lamongan juga optimistis dukungan permodalan yang berkelanjutan dapat semakin mengukuhkan posisi Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional di Jawa Timur.

Hal ini sejalan dengan kontribusi besar sektor pertanian dan perikanan terhadap perekonomian daerah. Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Lamongan, sekitar 35 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lamongan berasal dari sektor pertanian dan perikanan.

Dengan dukungan pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta UMKM diharapkan mampu terus berkembang dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version