SURABAYAONLINE.CO – Wajah sumringah tampak dari ratusan abang becak lansia yang masih setia mengayuh demi mengais rezeki. Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan 200 unit becak listrik kepada para pengayuh becak berusia di atas 60 tahun di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Rabu (21/1/2026).
Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban fisik para pengayuh becak lansia sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.
Kegiatan penyerahan becak listrik ini dihadiri Ketua Yayasan GSN Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko, Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H Kayan, serta sejumlah anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi Partai Gerindra.
Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana menyatakan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan segera berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk PT PLN dan Dinas Perhubungan, untuk menyediakan akses pengisian daya becak listrik di pusat-pusat keramaian.
Menurutnya, penyaluran 200 becak listrik yang dikoordinir Tidar sebagai badan sayap Partai Gerindra, lengkap dengan alat pengisi daya, akan dilaksanakan secara merata di seluruh kecamatan bagi penerima manfaat yang memenuhi kriteria.
“Semoga ke depan seluruh pengayuh becak di Sidoarjo dapat menerima bantuan becak listrik ini. Kami juga akan melakukan monitoring setiap tiga bulan agar tidak ada becak listrik bantuan yang diperjualbelikan,” tegas Wabup Mimik.
Sementara itu, Ketua Yayasan GSN Letjen TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan 70.000 unit becak listrik untuk disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia hingga tahun 2027.
Program ini diprioritaskan bagi pengayuh becak lanjut usia, yang dinilai masih memiliki semangat bekerja namun memiliki keterbatasan fisik.
“Pada tahap awal, penyaluran becak listrik sudah berjalan di sejumlah daerah dengan prioritas utama pengayuh becak yang berusia lanjut. Semoga dengan adanya becak listrik ini, para pengayuh becak bisa bekerja lebih produktif dan memperoleh penghasilan yang lebih baik,” ujar Teguh.
Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H Kayan menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah meminta PT Pindad untuk memproduksi 70.000 becak listrik tersebut. Pendanaan program ini bersumber dari yayasan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
Letjen (Purn) Teguh menegaskan bahwa bantuan sosial Yayasan GSN merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk membantu kerja pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan ini bukan untuk menggantikan peran pemerintah, tetapi untuk mengisi celah-celah yang belum tersentuh, khususnya bagi masyarakat kecil seperti pengayuh becak,” pungkasnya. (Rin)


