SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Berburu kuliner di Kabupaten Sumenep, Madura sangat mudah. Sebab, diberbagai lokasi jalan raya sudah tersedia.

Seperti, kebab dan mie nyemek yang berlokasi di utara jalan KH. Mansyur, Kota Sumenep. Berdempetan dengan palotan cafe dan food.

Anehnya, kebab dan mie nyemek tersebut bikin salah tingkah. Kenapa bisa begitu?, berikut penjelasannya.

Pemilik Sultan Kebab & Mie Nyemek di Sumenep R.Lukman Ardiansyah mengatakan, kuliner khas olahannya sendiri itu bikin salah tingkah karena bukan sembarangan mie.

Melainkan, kata dia, mie nyemek ini digoreng diwajan, dicampur dengan bahan lain, seperti cabe rawit sehingga rasanya peras dan bikin salah tingkah mulut.

“Ini resep saya sendiri mas,” tuturnya, Selasa (21/2).

Lukman sapaan akrabnya bercerita, usahanya itu berdiri sejak April 2020. Awalnya, istrinya sering beli kebab hampir tiap hari. Kemudian dia mengaku berisiniatif untuk menjual kebab dan mie nyemek.

Akhirnya, Lukman mengikuti pelatihan membuat kebab,burger dan lain sebagainya di Surabaya.

“Beberapa hari kemudian, saya langsung mencoba membuka usaha kebab dan mie nyemek sesuai resep saya sendiri. Alhamdulillah berjalan baik,” ujarnya

Kebab dan mie nyemek miliknya terbuat dari bahan premium. Meskipun premium, terangnya, harga merakyat sesuai standart. Mulai dari harga Rp.10 sampai Rp.20 ribu. (Upek)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version