Pelatihan Kerja Sebagai Langkah Pemkab Sumenep Dalam Penurunan TPT

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus berupaya menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Sabtu (12/11) memaparkan, salah satu upaya tersebut dengan pelatihan kerja. Dengan pelatihan kerja dapat memberikan keterampilan peluang pekerjaan.

Kemudian, kata Fauzi, dengan pelatihan kerja itu juga memperluas kesempatan kerja sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) teratasi dikit demi sedikit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sejak tahun 2021 mencapai level 2,31 persen. Hal ini mengalami penurunan daripada tahun 2020 yang berada pada level 2,84 persen.

Dari penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) itu, jumlah pengangguran turun menjadi 15.630 orang daripada yang semula mencapai 18.952 orang.

Bukti pelatihan kerja

Pemkab Sumenep menggelar pelatihan bagi 75 warga Kepulauan Arjasa, Kecamatan Kangean, Sumenep pada Sabtu (4/6) saat Safari Kepulauan Bupati Sumenep Achmad Fauzi bersama Wabup Dewi Khalifah.

Fokus pelatihan kerja itu terbagi dua. Menjahit diikuti 50 orang dan Tataboga 25 orang yang semuanya terselenggara di BLK Kepulauan Arjasa.

Hasil dari pelatihan itu peserta tidak hanya mendapat pengalaman kerja ataupun pengetahuan dalam bidang menjahit dan tataboga.

Melainkan langsung mendapat berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Dinas terkait, serta akses biaya permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dihadilkan kerjasama dengan salah satu Bank.

Tidak hanya itu, Pemkab Sumenep akan kembali menggelar Job Fair pada 16 November 2022 dengan diikuti 21 perusahaan dan empat instansi lainnya. Hasil dari itu akan membuka sebanyak 1.200 lowongan pekerjaan. (Upek)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *