Satpol PP Sumenep Tegaskan Sanksi Peredaran Rokok Ilegal

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Madura, Jawa Timur melarang masyarakat Sumenep mengedarkan rokok ilegal atau tanpa cukai.

Sebab, rokok tanpa cukai akan dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai.

Bunyinya, setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai dalam Pasal 29 Ayat (1) disebutkan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

“Maka dari itu, kami tegaskan kepada masyarakat untuk tidak mengedarkan rokok ilegal di Sumenep,” ujar Kasatpol PP Sumenep Laily Maulidi, Kamis (27/10).

Laili mengatakan, selain dikenakan sanksi, peredaran rokok ilegal dapat merugikan Negara.

“Ini yang harus dipahami oleh kita semua,” paparnya

Dalam pencegahan perdaran rokok ilegal di Sumenep, Satpol PP bersama instansi lainnya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Selain itu juga melibatkan tim informasi tingkat desa seperti KIM. Fungsinya, informasi seputar peredaran rokok ilegal mudah dipahami oleh masyarakat. (Upek)