Dispendik Surabaya Rencanakan Jam Tambahan untuk Sekolah Mulai Bulan November

SURABAYAONLINE.CO – Pemerintah Kota bersama Dinas Pendidikan Kota Surabaya berencana untuk memberikan dua jam tambahan setelah selesai sekolah.

Pemberian jam tambahan tersebut direncanakan akan diterapkan bulan November 2022. Dimana jam tambahan tersebut akan diisi dengan pembelajaran pendidikan karakterkarakter yang bertujuan agar para siswa tidak hanya meraih prestasi akademik yang baik akan tetapi juga memiliki karakter yang baik seperti empati, mandiri, dan juga gotong royong.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Yusuf Masruh menyampaikan rencana tambahan jam tersebut akan disesuaikan juga dengan kondisi sekolah.

“Yang dua jam itu mungkin akan disesuaikan dengan kondisi karakter sekolah masing-masing, menyesuaikan bagaimana.. Contohnya kegotong royongan. Bagi anak – anak, bentuk kelompok, bentuk belajar. Misalnya ada yang seni, ada yang disiplin. Contoh kegiatannya baris berbaris, “ kata Yusuf.

Hal tersebut mendapat sanggahan dari Isa Ansori selaku anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur dimana hal tersebut hanya akan menambah beban para pelajar.

“Menurut saya, kalau itu dianggap sebuah mata pelajaran, saya kira kurang pas. Karena akan membebani kalau misalkan ada tambahan jam lagi seraya anak-anak itu butuh bermain, butuh ruang rileks. Sehingga begini, dalam Rencana Pengembangan Pembelajaran (RPP) itu disana ada maksud dari proses pembelajaran itu salah satunya adalah pembiasaan karakter yang akan dicapai, misalkan tentang jujur, tentang tanggung jawab, “ jelas Yusuf.

Salah satu warga Surabaya justru menyatakan kekerasan akan rencana tersebut pasalnya anak-anak masih memiliki kegiatan lain di luar jam sekolah.

“Kalau ditambah lagi jam belajarnya kan kasihan anak-anaknya ga dapat istirahat, belum lagi kegiatan diluar jam belajar sekolah seperti mengaji, apalagi ada tugas di sekolah buat dikerjakan di rumah (PR). Yang ada tambah stress, “ kata Andari warga Surabaya. (Faiz)