Saksi Kasus Dugaan Putra Kades Lerpak yang Aniaya Warganya, Enggan Penuhi Panggilan Polisi

SURABAYAONLINE.CO | BANGKALAN – Kasus pelaporan terhadap Putra kepala desa (Kades) Lerpak, Kec. Geger, Kab. Bangkalan, yang dilaporkan ke Mapolres setempat, sampai saat ini belum dihadiri oleh saksi.

Padahal, kasus tersebut sampai saat ini sudah memasuki bulan ketiga, namun tetap saja saksi yang telah dua kali dipanggil oleh tim penyidik Polres Bangkalan itu enggan hadir.

Sebelumnya, buntut dari pelaporan terhadap UM (20) Putra Kades Lerpak ini, diduga telah melakukan penganiayaan hingga todongkan senjata api (Senpi) terhadap warganya sendiri, pelaporan itu dilakukan sejak tanggal 29 Agustus 2022 lalu.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya menyebutkan, sampai saat ini saksi dari kasus tersebut tidak mau hadir untuk dimintai keterangan.

Meski demikian, Bangkit akan terus memproses kasus tersebut dan akan mencari cara agar saksi dari kasus itu bersedia dimintai keterangan.

“Kita akan terus memproses kasusnya, karena belum ada cabutan laporan dan kami akan cari cara agar saksi mau hadir kesini,” kata Bangkit saat ditemui diruangannya, Kamis (6/10).

Sementara itu, Herli Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangkalan menambahkan, bahwa pihaknya sudah melakukan dua kali panggilan terhadap saksi dari kasus tersebut. Namun tetap tidak hadir.

“Sudah kita panggil, bahkan sampai kerumahnya si Saksi, namun tetap dia tidak mau memberikan keterangan, dengan dalih tidak ingin ikut-ikutan dalam kasus ini,” jelas Herli, menambahkan.