Kembali Berinovasi, Mahasiswa ITS Membuat Alat Pendeteksi Alkohol Pada Parfum

SURABAYAONLINE.CO – Parfum merupakan bagian dari gaya hidup. Sehingga penggunaan parfum menjadi tak terhindarkan karena menjadi bagian dalam membentuk rasa percaya diri seseorang.

Apalagi, keberadaan parfum dengan berbagai macam varian wanginya dapat memanjakan hidung saat mengendus wangi harum yang ditebarkan. Namun beberapa parfum didapati terdapat alkohol sebagai komposisi didalamnya.

Bagi sebagian orang, kandungan alkohol pada parfum dapat menyebabkan gejala alergi bagi pengguna parfum yang memiliki kulit sensitif. Oleh karena itu, 3 mahasiswa dari kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berinovasi dalam membuat alat pendeteksi alkohol pada parfum sehingga mampu mendeteksi keamanan parfum bagi pengguna yang memiliki kulit sensitif.

Linaniyyatul Masruroh selaku ketua tim dalam pengembangan alat tersebut menjelaskan kalau alat tersebut akan memberikan informasi terkait keamanan alkohol yang terkandung dalam parfum.

“Alat bernama Peudecskin ini dapat memberikan informasi apakah parfum aman atau tidak digunakan oleh penderita kulit sensitif,” ujar mahasiswa dari angkatan 2017 tersebut, dikutip melalui laman ITS.

Dalam menentukan kadar alkohol yang terdapat dalam parfum, Peudecskin memanfaatkan sensor array berbasis senyawa aromatik, sehingga kadar alkohol alat dapat ditentukan melalui identifikasi jenis parfum.

Sementara itu, adanya inovasi tersebut memberikan medali perak dalam kompetisi Japan Design, Idea, and Invention Expo 2021 kepada Linaniyyatul Masruroh serta kedua rekannya yaitu Ardin Lirnawati dan Dzulfikar Ats Tsauri.

Lina juga berharap dengan terwujudnya Peudecskin dapat membantu para pelaku bisnis dalam melakukan quality control pada parfum sebelum diedarkan kepada konsumen. Dengan begitu mengurangi resiko alergi bagi konsumen parfum yang memiliki kulit sensitif. (Vega)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *