Nasdem Gresik Resmi Tolak PPN Sembako dan Pendidikan

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK, – DPD Partai Nasdem Kabupaten Gresik menolak rencana pemerintah pusat memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 2 persen untuk bahan pokok dan 5 persen untuk lembaga pendidikan.

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Gresik, H Saiful Anwar menyatakan partainya tegas menolak rencana yang masuk pada draft Rancangan Undang-Undang (RUU), karena sangat menyusahkan rakyat apalagi saat ini situasi pandemi Covid-19.

“Ini menunjukkan pemerintah tak peka terhadap kondisi sekarang. Kami minta pemerintah harus peduli rakyat. Jangan bebani rakyat, seharusnya pemerintah membantu rakyat,” pinta politikus yang rencananya maju lewat Dapil X (Gresik dan Lamongan) untuk DPR RI pada Pileg 2024 ini,

Menurutnya, pemerintah lebih baik menarik tunggakan wajib pajak (WP), yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

“Seharusnya, tunggakan pajak itu yang dikejar, jangan malah menerapkan PPN yang membenani rakyat,” terang H Saiful didampingi Sekretaris DPD Nasdem Gresik, Ainul Fuad, Senin (14/6/2021).

Saiful mengatakan, sikap penolakan Nasdem Gresik ini akan diteruskan ke DPW dan DPP Nasdem untuk selanjutnya diteruskan ke DPR karena lembaga inilah yang akan membahas RUU PPN.

“Makanya, kami melalui DPW dan DPP, minta anggota DPR RI untuk menolak rencana kenaikan PPN tersebut,” pungkasnya.

Ainul Fuad menambahkan, sikap Nasdem Gresik menolak rencana pungutan PPN ini murni inisiatif DPD, bukan instruksi DPW maupun DPP,.

“Penolakan ini sebagai bentuk sikap Nasdem terhadap kondisi masyarakat yang memprihatinkan di saat pandemi Covid-19.. Sikap partai ini, akan kami kirim ke DPRD Gresik untuk ikut bersikap,” pungkasnya. (san)