Bonus Demografi Malah Menjadi Kerugian Jika Pemprov Jatim Tidak Segera Mengelola

Surabaya Online – Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Kepemudaan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Biro Kesra, di Ball Room Ijen Suites Hotel Malang, Selasa, 25 Mei 2021, telah berakhir.

Dalam acara terakhir di hari kedua, Selasa 25 Mei 2021, salah satu sebagai nara sumber yakni Christian Anggrianto, S.Sn., M.M., Chair, Visual Communication Design Department, Universitas Ciputra.

Diawal sesi pertama, Christian berbagi kepada peserta tetang Stategi Marketing serta teknik Kemasan yang memiliki nilai jual.

Dalam kesempatan ini bahwa Christian mengapresiasi dengan kegiatan dan program yang digagas Pemprov Jawa Timur, melalui Biro Kesra, tentang generasi muda mengenai bonus domografi.

Menurut Christian bahwa usia produktif atau bonus demografi besar sekali di Jawa timur, jadi harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.

Bahkan sebaliknya jika tidak dikelola dan  dimanfaatkan dengan baik maka akan menjadi kerugian demografis bukan bonus yang didapat, misal dengan nilai plus 1000 peluang malah menjadi plus 1000 kerugian.

Christian menyarankan, bahwa dalam hal ini Pemprov Jatim melalui Biro Kesra harus bertindak segera agar program yang baik ini dapat berjalan dengan sukses.

Pada sesi terakhir dalam acara ini salah satu peserta ada usahawan sekaligus ketua Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) yakni Imam Syafii asal Jember itu mempresentasikan produknya yakni produk kesehatan yang berbahan dasarnya daun kelor dengan merek dagangnya “Kelir” kependekan dari “Kelor Kesilir:

Syafi’i telah memasarkan produk ini ke berbagai kota di Jawa Timur, seperti Jember, Bamyuwangi, dan lainnya

Yang menarik saat menjelang akhir acara ternyata Raka Raki turut hadir dalam acara tersebut dan sangat apresiasi dan antusias program dari Biro Kesra Pemprov Jatim bahkan menawarkan diri untuk menjadi brand ambasador melalui Sosial Media, tidak ketinggalan jaringan Media Online Tingkat Nasional juga menyatakan diri siap untuk mempublikasikan produk-produk mereka.

Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Kepemudaan yang diselenggarakan di Malang berakhir dan Pemprov Jatim akan mengevaluasi dan berencana akan ada kegiatan lanjutan dalam tema yang beda segera.(*Sut)