Pekerja Migran yang Mudik Ke Gresik, Bakal Dikarantina 5 Hari di GeJOS

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan pekerja migran yang terlanjur mudik ke Gresik, langsung dikarantina selama lima hari di Ruang Isolasi Gelora Joko Samudro (GeJOS) Gresik.

“Tidak mungkin kita menyuruh mereka balik kembali, tetapi kita menyiapkan segala sesuatunya untuk pencegahan penularan Covid 19 agar tidak timbul klaster baru,” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, saat memimpin rakor mudik lebaran, Jumat (23/4).

Rakor dihadiri Dandim 0817 Letkol Infantri Taufik Ismail, Wakapolres Kompol Eko, perwakilan dari Kantor Imigrasi Tanjung Perak, perusahaan PJTKI dan anggota Satgas Covid

Selain membahas karantina pekerja migran, rakor juga memutuskan untuk melaksanakan kembali penyekatan wilayah seperti tahun sebelumnya.

Sekda Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno meminta dinas kesehatan untuk menyiapkan kembali GeJOS menjadi tempat karantina pekerja migran yang mudik. Sedangkan dinas perhubungan diminta menyiapkan angkutan untuk para pekerja migran ini.

“Tolong agar berkoordinasi dengan Propinsi Jawa Timur dan otoritas yang lain, terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini,” kata Pj Sekda.

Meski sudah ditutup sebagai Ruang Isolasi Covid-19 sejak 29 Maret 2021, namun sarana prasarana ruang isolasi masih ada lengkap, termasuk 140 tempat tidur pasien di ruang isolasi masih tertata rapi.

“Hanya tenaga kesehatan (nakes) yang perlu dikondisikan, karena setiap nakes yang akan masuk ke GeJOS harus di swab lebih dahulu. Besok pagi sebanyak 54 orang nakes akan kami test swab, selanjutnya langsung kita melaksanakan aktifitas” tandas Mukhibatul Khusnah, Sekretaris Dinas Kesehatan Gresik. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *