Mahasiswa Tuding Penegak Hukum dan Pemda Sumenep Tidak Berani Tutup Tambak Udang Nakal

SURABAYAONLINE.CO, Sumenep– Sejumlah mahasiswa yang tergabung kedalam Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS), menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur

Dalam aksi demonstrasi kali ini, mahasiwa menuding aparat penegak hukum dan pemerintah setempat tidak berani menindak tambak udang nakal atau melanggar aturan, mulai dari pelanggaran sepadan pantai sampai pencemaran lingkungan akibat buruknya pengololahan limbah tambak udang

“Satpol PP menutup tambak udang ilegal tidak berani,” kata Kordinator Aksi Mohammad Sutrisno. Rabu 31/03/2021

Sutrisno juga menuding pihak Kepolisian Sumenep tidak melakukan proses hukum terhadap laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh tambak udang

“Tahun lalu beberapa titik tambak udang dilaporkan ke Polres Sumenep, sampai detik ini tidak ada tindakan,” tegasnya

Selai itu, Ia juga mengatakan tim perizinan pemerintah setempat, melakukan pembiaran terhadap pelanggaran yang terjadi. “Tim perizinan Kabupaten Sumenep tidak bekerja,” tandasnya

Pasalnya, beberapa bukti pelanggaran tambak udang dari hasil investigasi FKMS, sudah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep pada saat audiensi tanggal 13 Januari 2021 yang lalu untuk ditindak lanjuti.

“Kami meberikan data berupa foto dan video dugaan pelanggaraan, dengan kesepakatan tim perizinan akan melakukan tindakan tegas kepada tambak udang yang melakukan pelanggaran,” terangnya

Selang beberap bulan kemudian kata Sutrisno, pada tnggal 28 Maret 2021 FKMS kembali melakukan investigasi lapangan untuk melihat sejauh mana tindak lanjut yang dilakukan pemerintah

“FKMS tetap menemukan beberapa indikasi pelanggaran tetap terjadi pada tambak-tambak tersebut,” jelasnya

Dalam data FKMS ada beberapa perusahaan budidaya tambak yang terindikasi melakukan pelanggaran yaitu, CV Indah Grup Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto, CV Madura Marina Lestari Deaa Andulang Kecamatan Gapura, PT HSTM Desa Badur Kecamatan Batu Putih dan beberapa tambak udang ilegal di Desa Romben Barat Kecamatan Dungkek. Thofu