Ungkap Kasus Narkoba Polresta Malang

SURABAYAONLINE.CO , Malang (Jatim) – Polresta Malang kota kembali menggelar ungkap kasus kejahatan penyalah gunaan narkotika namun ada hal yang cukup menarik pada ungkap kasus narkoba yang sore tadi (28/03/2021) dilakukan Polresta Malang karena ramai dugaan ada pejabat Pemkot Malang yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.

Dari informasi yang kami dapatkan melalui Kasubbaghumas Polresta Malang kota Iptu Ni Made Seruni Marheni,S.H kronologi penangkapan para tersangka berawal pada hari rabu (24/03/2021) sekitar jam 22.30 Wib melakukan penangkapan pada FN dan CR ditepi jalan L.A Sucipto,kecamatan Blimbing kota Malang karena kedapatan membawa Inex.

Inex milik FN didapat dari TN alamat Probolingo dan saat ini statusnya adalah DPO (Daftar Pencarian Orang) sedang inex milik CR diperoleh dari VN Malang.

Esok harinya (25/03/2021) sekitar pukul 02.00 Wib tersangka VN berhasil diamankan petugas ditepi jalan Penanggugan kecamatan Klojen. Berdasar hasil introgasi dengan CR didapatkan informasi bahwa seorang bernama GN bisa mencarikan narkotika jenis shabu selanjutnya petugas melakukan transaksi dengan berpura-pura menjadi pembeli menggunakan HP milik CN dan hari itu juga pada jam 04.30 Wib GN tertangkap ditepi jalan Bandung kecamatan Klonjen dengan BB 1 bungkus shabu.

Selain itu berdasar intrograsi dengan FN didapat info bahwa pernah mendapat inex dari seorang tersangka lain dengan inisial IL kembali petugas menyamar sebagai FN untuk membeli inex pada IL.
Pada saat transaksi itu petugas yang berpura-pura sebagai FN melalui WA mengajak IL untuk bertemu di kamar hotel,awalnya IL mengajak bertemu dikamar nomer 619 kemudian diganti lagi dikamar 419 akan tetapi kamar tersebut tidak ditempati IL tapi orang lain tapi IL malah berada dikamar nomer 415.

Baca Juga:Surat Resmi Pimpinan Regent’Park Hotel Terkait Penggerebekan Salah Sasaran Oleh Satnarkoba Polresta Malang

Hasil interogasi dengan GN diketahui bahwa mendapatkan shabu dengan cara membeli seharga Rp.1.200.000 kepada VR pada jam 05.00 VR akhirnya ditangkap dengan BB 1 bungkus shabu dan 20 bungkus ganja tersangka GN juga menyampaikan pada petugas jika sebelumnya dia juga telah menjual shabu kepada saudara AH.

Selanjutnya petugas mendatangi rumah AH didaerah kecamatan Blimbing Malang dan ditemukan 2 bungkus plastik shabu dari penangkapan para tersangka petugas mendapat BB 4 paket shabu dengan berat total 16,52 gram,20 paket ganja seberat 39,23 gram,1/5 (setengah) gram inex,1 buah HP dan alat hisap shabu.

Walaupun belum ada keterangan resmi dari pihak Polresta kota Malang maupun Pemkot kota Malang terkait oknum pejabat pemkot yang berstatus ASN sebagai salah satu tersangka yang ikut diamankan sebagai tersangka dalam kasus tersebut namun banyak dugaan dimasyarakat bahwa oknum tersebut adalah seorang kepala dinas.(bersambung)
(Hermin/Red)