Sungai Jimbe Makan Korban, Kakek Tewas Diduga Terjerat Jebakan Ikan Miliknya

SURABAYAONLINE.CO, Blitar-Warga Desa Jimbe Kec.Kademangan Kab Blitar dikejutkan tewasnya kakek berusia lanjut di aliran sungai desa setempat pada Jumat ( 19/2) pagi, dengan ditemukannya korban yang bernama Marsum 65 warga RT03/RW.03 Desa Jimbe, oleh pihak pamong desa dan Ket.Rt melapor atas di temukanya warga desanya dalam.kondisi meminggal dunia ke Polsek Lobar ( Kademangan)

Peristiwa tewasnya kakek bercucu 3 ini seperti yang di sampaikan Kapolsek Kademangan AKP.Suyatno atas se ijin Kapolres Blitar AKBP.Leonard M Sinambela, bermula, sekitar pukul 20.00 (Kamis 18/2 malam) korban berangkat dari rumahnya untuk mencari ikan dengan tujuan menangkap ikan dengan jebakan di sebelah Uara Jembatan sungai Desa.

Kebetulan pada pukul 06.00 (Jumat 19/2) kepal dusun Jimbe (Kamituwo) dan Ket.RT desa setempat melakukan pengecekan debit air sungai karena semalam di guyur hujan lebat.

” Saat melihat situasi debet air sungai Pak Wo dan Ketua RT menemukan alat jebakan penangkap ikan tetapi tidak menemukan siapa pemiliknya. Setelah mengenali alat jebak penangkap ikan tersebut ternyata milik warga Desa Jimbe,(Korban) kemudian Pak Wo mengecek pemilik jebak ikan tersebut ke rumah korban, ternyata Mbah Marsum ( Korban) tidak ada di rumah.” Kata AKP.Suyatno di TKP.
.
Guna mencari keberadaan Marsum, Kamituwo dan Ket.RT kembali ke sungai bersama anak korban untuk mengecek keberadaan korban, ternyata korban dengan posisi tengelam dan tersangkut jebakan alat penangkap ikan nya sendiri.

Atas peristiwa itu pihak Polsek Kademangan menghgubungi Polres Blitar dan pukul 10.00 wib, Tim Inafis Reskrim Polres Blitar tiba di TKP dan langsung melaksanakan pengecekan jenazah korban bersama tim kesehatan dari Puskesmas Kec.Kademangan Kab.Blitar.

Dalam.pemeriksaan pada jasad korban tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh kakek renta tersebut, atas persetujuan pihak keluarga dengan surat pernyataan yang di saksikan Petugas dari Polsek, Koramil dan Kantor Kec.Kademangan korban dibawa ke rumah korban untuk diserahkan ke pihak keluarga.

“Tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban setelah di lakukan pemeriksaan dari Dinas kesehatan dan Inafis Reskrim, selanjutnya jasad korban di serahlan ke kekuarganya, dan benar perwakilan keluarga ( anak korban) membuat surat pernyataan, jadi kecelakaan sendiri.di duga terpeleset pada malam hari.” Jelas AKP.Suyatno.Ari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *