Ciputra Group Ekspansi ke Malang dengan Membuka CitraLand Puncak Tidar Malang

Surabayaonline.co | Surabaya – Mengawali tahun 2021 Pengembang properti PT Ciputra Development Tbk melakukan ekspansi atau pengembangan baru di kota Malang. “Tahun lalu, secara nasional penjualan kami mengalami penurunan 20 persen. Tahun ini kami optimis akan tumbuh lagi double digit,” kata Agung Krisprimandoyo, Direktur PT Ciputra Development Tbk, saat meninjau lokasi project CitraLand Puncak Tidar Malang, Senin (15/2/2021).

PT Ciputra Development mengembangkan pemukiman segmen middle up lewat proyek CitraLand Puncak Tidar Malang.

Pihaknya kata Agung akan melihat kondisi ekonomi akan mulai membaik dan berkayakinan akan terjadi progres yang baik pula terhadap penjualan properti.

Secara umum, Agung menyebutkan, market property tahun ini akan mengalami pertumbuhan. Karena ekonomi nasional diperkirakan akan tumbuh 4-5 persen sehingga akan meningkatkan daya beli masyarakat.
“Sementara program vaksinasi Covid 19 akan membuat kondisi market lebih kondusif,” tambah Agung.

Sebenarnya tahun lalu minat beli properti masyarakat masih tinggi. Namun karena bank melakukan kebijakan pengetatan KPR dan restrukturisaisi sehingga banyak konsumen yang seharusnya bisa KPR akhirnya harus tertunda.

Bahkan banyak konsumen yang meng-cancel pembelian. “Tahun ini bank sudah kembali berlomba menyalurkan KPR-nya sehingga akan semakin menarik. Ini proyek baru kami yang pertama tahun ini. Nanti kami susul proyek lainnya,” tandas Agung.

Sementara Trisena Dipayuda, General Manager CitraLand Puncak Tidar Malang menambahkan, proyek yang dikembangkan berada diatas lahan seluas 32 hektar.

“Nantinya, akan dikembangkan bertahap sebanyak tujuh cluster,” jelas Trisena.

Tahap awal dikembangkan satu cluster seluas 7 hektar. Ada 160 unit rumah ditawarkan dari berbagai tipe dengan harga antara Rp 1,2 miliar hingga Rp 4,6 miliar.

Penjualan telah dimulai dan Trisena mengaku, respon konsumen cukup bagus. “Terbukti, meskipun baru dipasarkan, kemarin sudah terjual 72 unit dengan nilai Rp 180 miliar,” jelas Trisena.

Diakuinya, dengan proyek ini, mereka seperti melawan arus. Disaat pasar kena pandemi, pihaknya menawarkan rumah middle up.

“Tapi responnya cukup bagus. Banyak yang membeli tipe besar dan cash,” tambahnya. Wilissanti Giwang K, Marketing Manager CitraLand Puncak Tidar Malang mengatakan, di kluster pertama ini ada tujuh tipe yang disiapkan.

Yaitu tipe Aspial, Agate, Ametrine, Amethyst, Azurite, Azurite Split dan Alexandrite. Ground breaking rumah contoh akan dilakukan minggu depan.

Menurut Giwang, selain lewat KPR, banyak konsumen yang membeli secara cash dan inhouse. Serah terima unit akan dilakukan sekitar 27 bulan kedepan.

“Tapi untuk yang membeli cash, 12 bulan sudah serah terima,” tandas Giwang. (surya.co.id)