Selama 2020 Petrokinia Gresik Ekspor Phonska Plus 114.559 ton

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Petrokimia Gresik (PG), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, sepanjang tahun 2020 berhsill membuat lompatan dahsyat melalui ekspor produk Urea, NPK, dan NPS. Bahkan pada bulan Maret lalu, PG mencetak sejarah dengan melakukan ekspor Urea sebanyak 33.000 ton ke Meksiko.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengungkapkan, hingga akhir tahun 2020 total volume ekspor meningkat 26 persen dari total volume ekspor sepanjang tahun 2019. Penjualan sektor retail juga tidak kalah membanggakan, penjualan Phonska Plus diperkirakan mencapai 114.559 ton.

Tidak hanya produk pupuk, Petrokimia Gresik juga memiliki rangkaian produk lainnya. Seperti benih, pembenah tanah, dekomposer, probiotik, serta didukung anak perusahaan Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku, yang memiliki kompetensi dalam pengendalian hama.

“Sehingga pengawalan Petrokimia Gresik sangat lengkap, sesuai dengan asanya untuk menjadi solusi bagi sektor agroindustri,” ujar Dirut Dwi Satriyo melalui rilis yang diterima SurabayaOnline.

Menurut Dirut Dwi Satriyo, , capaian kinerja perusahaan ini juga tidak lepas dari pertumbuhan sektor pertanian nasional. Tahun 2021, merupakan masa transisi karena dampak wabah Covid-19 masih akan terasa.

Selain penugasan pemerintah melalui pupuk bersubsidi, tambah Dwi, pihaknya juga memperkuat penetrasi pasar pupuk komersil. Kekuatan Petrokimia Gresik di sektor pupuk komersil adalah kemampuan dalam memenuhi kebutuhan spesifik konsumen, baik spesifik lokasi maupun komoditi.

“Kami optimistis, Petrokimia Gresik mampu memperluas pangsa pasar pupuk komersil, terutama untuk jenis pupuk NPK dimana perusahaan memiliki kapasitas terbesar di Indonesia, yaitu 2,7 juta ton per tahun,” tega Dirut Dwi Sarriyo. (san)