Jelang Debat, NiAt Ajak Masyarakat Jemput Perubahan Demi Gresik Baru

SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Jelang debat publik terakhir, yang digelar KPUD Gresik, Rabu (2/11) malam, Paslon nomor urut 02 Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah (NiAt), mengajak tim pemenangan, relawan dan simpatisan perubahan untuk terus bergerak solid demi terwujudnya Gresik baru.

Gus Yani juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan, kepada NiAt untuk bekerja lebih keras demi Gresik Baru.

“Terima kasih kepada semua yang mendukung dan memberi amanah kepada saya dan Bu Min, untuk mewujudkan Gresik baru yang mandiri, sejahtera, berdaya saing, berkemajuan serta berlandaskan akhlaqul karimah,” kata Gus Yani disela-sela simulasi debat.

Paslon NIAT minta agar warga tidak Golput, karena masa depan Gresik lada di tangan pemilih. Karena itu, masyarakat agar terus menggelorakan semangat perubahan yang diwujudkan dengan mencoblos paslon nomor urut 2 di TPS pada 9 Desember mendatang.

“Masyarakat jangan ragu, jangan golput. Selama ini, segala potensi yang ada di Gresik kurang dimaksimalkan. Karenanya, saya dan Bu Min siap memaksimalkan segala potensi itu demi terwujudnya Gresik baru,” ungkapnya.

Alumnus Unair Surabaya ini menyampaikan beberapa indikator, gagalnya pembangunan di Gresik. Di antaranya banjir, kondisi jalan, kelangkaan pupuk hingga sulitnya mencari lapangan pekerjaan.

“Oleh sebab itu, Niat ingin memaksimalkan pembangunan di Gresik agar tidak ada lagi banjir, kondisi jalan rusak, kelangkaan pupuk hingga sulitnya mencari l pekerjaan,” jelas Gus Yani.

Dalam program Nawa Karsa yang diusung paslon Niat, Gus Yani juga menyampaikan ada paket stimulus ekonomi. Berupa meningkatkan upah daerah, insentif pajak, pelatihan melalui modernisasi Balai Latihan Kerja (BLK).

Bu Min menyampaikan jaminan pekerja. karena mereka adalah aset sehingga keamanan dan keselamatannya harus dijamin. Tanpa adanya perubahan hal itu tidak akan tercapai.

Tema debat nanti, adalah Kebijakan Penanganan Covid-19, Penyelarasan Pembangunan Daerah dengan Nasional untuk Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan. (san)