SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), salah satu rumah sakit BUMN yang menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan obat obatan dari Kementrian BUMN, menyatakan bantuan itu sejalan dengan rencana Pemprov Jatim yang akan memasukkan RSPG ke dalam daftar rumah sakit rujukan Covid-19 level provinsi.
Direktur Utama PT Petro Graha Medika (PGM) dr. Retno Hartini, selaku pengelola RSPG mengungkapkan, hal ini mengingat penambahan pasien positif Covid-19 masih tinggi setiap harinya, sementara sejumlah rumah sakit rujukan di Jatim telah penuh. Sehingga dibutuhkan penambahan fasilitas kesehatan untuk penanganan pasien Covid-19.
“Untuk itu, saat ini kami tengah menyiapkan penambahan kapasitas rawat bagi pasien Covid-19 hingga mencapai persentase di atas 50 persen dari total keseluruhan bed,” ujarnya.
dr. Retno Hartini mengatakan,,saat berkunjung kr RSPG akhir pekan lalu Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyampaikan, bahwa RSPG direkom menjadi salah satu RS Rujukan Covid-19 karena rumah sakit pemerintah saat ini sudah over load.
Wagub Jatim Emil juga mengapresiasi sinergi PGM dan Petrokimia Gresik selaku Koordinator Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jatim, dalam upaya bersama menangani kasus Covid-19 baik di Gresik maupun Jatim.
“Bapak Wagub berharap agar seluruh pihak tetap menjaga semangatnya dalam memerangi Covid-19 sampai pandemi ini benar-benar berakhir,” ujar dr Retno Hartini.
Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) bersama sejumlah rumah sakit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya di Jawa Timur (Jatim), menerima bantuan penanganan Covid-19 dari Kementerian BUMN melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.
Bantuan diserahkan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya, Minggu (5/7). Hadir menyaksikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Prof. Mohammad Mahfud MD, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, serta direktur Rumah Sakit BUMN di Jatim. (san)


