SURABAYAONLINE.CO, GRESIK – Lima orang dinyatakan positif Covid-19, tepat pada hari terakhir pelaksanaan PSBB Jilid 3 di Kabupaten Gresik, Senin (8/6).. Bahkan seorang di antaranya, sudah meninggal dunia pada Minggu (7/6).

Jurubicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali melalui Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatajan pasien yang meninggal berasal dari Desa Betiting, Kecamatan Cerme.

“Meninggalnya Minggu dalam status PDP., sedangkan hasil swab test-nya keluar dan dinyatakan positif Covid-19. Sehingga pasien ini masuk kategori konfirmasi positif meninggal,” ungkap Reza.

Sedang 4 pasien konfirmasi positif lainnya adalah masing-masing 1 orang dari Desa Laban dan Desa Domas, keduanya di Kecamatan Menganti. Dari Desa Tanjungan Kecamatan Driyorejo, dan Kelurahan Lumpur Kecamatan Gresik.

“Dari lima pasien konfirmasi positif ini, empat berasal dari klaster Surabaya satu orang dari klaster transmisi lokal,” urai Reza.

Selain itu, Satgas juga menyatakan adanya seorang pasien dalam pengawasan (PDP) telah meninggal dunia Senin (8/6). Pasien tersebut, berasal dari Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu.

Disisi lain, Satgas juga melaporkan mengenai sembuhnya 4 pasien yang semula dinyatakan positif Covid-19. Mereka berasal dari Kecamatan Menganti, masing masing dari Desa Putat Lor, Desa Domas dan Desa Kepatihan masing masing satu orang. Serta dari Desa Belahan Rejo, Kecamatan Kedamean.

Dengan perubahan data hari ini, total warga Gresik yang terpapar virus corona menjadi 219 orang dari sebelumnya sebanyak 214 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 21 orang meninggal. Sisanya, 161 orang kini sedang dalam perawatan di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.

Sementara update PDP sampai 8 Juni 2020, jumlahnya mencapai 304 orang. Dengan rincian sebanyak 140 orang dalam pengawasan, 156 orang selesai pengawasan, dan 8 orang meninggal dunia. (san)

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version