Pemerintah Kota Blitar Berharap BPJS Tidak Jadi Naik, Seiring Masyarakat Masih Dilanda Virus Corona

SURABAYAONLINE.CO-Blitar. Rencana Pemerintah untuk menaikan BPJS pada 1Juli 2020 mendatang, pihak Pemkota Blitar mengharapkan hal itu di batalkan, seperti yang di sampaikan oleh Plt.Walikota Blitar Drs.H.Santoso M.Pd di ruang kerjanya, usainya memberi bantuan ratusan anak yatim dan Kader PKK di Ruang Aula Pemkot.Blitar (Kamis 14/5) menurutnya karena situasi Pandemi Virus Corona Covid-19 masih merebak di seluruh Indonesia, sehingga perekonomian masyarakat terdampak atas bencana non-alam ini,akibatnya seluruh lapisan masyarakat dari segi perekonomian masih tergoncang adanya Virus Corona.

Seperti diketahui bahwa mulai 1 Juli 2020 Presiden akan menaikan biaya BPJS dengan perincian yang tertera pada Perpres nomor 64/2020 tentang perubahan atas PP nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Masih menurut Santoso, dengan kenaikan BPJS, jelas akan memjadikan beban pada masyarakat, apa lagi beberapa wilayah di berlakukan PSBB, yang berdampak erat dengan perekonomian masyarakat, belum lagi yang terkena PHK.

” Jadi dampak Virus Corona ini tidak terbebani lagi dengan kenaikan BPJS, untuk itu kami berharap hal ini menjadi pertimbangan tersendiri serta pertimbangan yang matang untuk menaikan biaya BPJS.”Terang Santoso di ruang kerjanya (Kamis 14/5).

Dengan rencana kenaikan BPJS sesuai dengan Perpres 64/2020 kenaikan biaya BPJS kisaran untuk kelas I yang dulunya sebesar Rp.80.000 menjadi Rp.150.000,- kelas II semula Rp.51.000 menjadi Rp.100.000,- Kelas III menjadi Rp.42.000,- yang semula hanya Rp.25.000,-, sedang usulan Presiden itu oleh Mahkamah Agung (MA) dibatalkan pada tanggal 9 Maret 2020 sesuai pasal 34 ayat I dan II PP.tentang perubahan atas PP.8/2018 tenrang Jaminan Kesehatan.(Jamkes).
Kalau toh benar benar biaya BPJS jadi di naikan Juli 2020 mendatang Plt.Walkot.Blitar Santoso memohon hal ini bisa direvisi kembali, karena masyarakat sangat-sangat terdampak Virus Corona saat ini.

“Untuk memgurangi sedikit beban pada masyarakat Pemerintah Kota Blitar bersama TNI dan POLRI terus menerus melakukan upaya bantuan pada masyarakat, baik berupa sembako di setiap saat sejak dampak Corona ini, semuanya itu untuk sedikit meringankan beban masyarakat, juga ada berupa Bingkisan Covid -19 kepada masyarakat di seluruh RT di Wilayah Kota Blitar, juga pemerintah pun memberi bantuan BLT sebesar Rp.600.000,- ini kok malah akan menaikan biaya BPJS.” Ungkap mantan Sekda Pemkot. Blitar ini.

Untuk itu pihak Pemkota Blitar berharap kenaikan BPJS agar ditunda syukur sukur kalau dibatalkan sehingga masyarakat tidak bertambah beban perekonomiannya.

“Kami berharap Pemerintah Pusat untuk menunda kenaikan BPJS sukur sukur tidak jadi di naikan, dampaknya sangat sangat membebani ekonomi warga masyarakat,”pungkas Santoso(.Ari)