Wozniacki: Keras Kepala Kunci Kesuksesan Saya

SURABAYAONLINE.CO-Caroline Wozniacki secara resmi pensiun dari dunia tenis di Australian Open, Melbourne musim lalu setelah menjalani karier yang begitu gemilang, termasuk menghuni peringkat 1 dunia dan memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Melbourne musim 2018 (mengalahkan Simona Halep).

Wozniacki didiagnosa mengalami radang sendi hanya 18 bulan setelah ia memenangkan gelar Australian Open, hal yang menciptakan komplikasi lain dalam kariernya setelah itu.

Wozniacki dan Anna Kournikova

Namun, berbicara untuk kali pertama setelah ia gantung raket, Wozniacki yang berusia 29 tahun, menyatakan bahwa kurangnya sifat keras kepala tidak pernah menjadi masalah yang menghalangi langkahnya.

“Saya harus mengetahui bagaimana memesan penerbangan, saya bahkan menghubungi Adidas untuk bertanya apakah mereka ingin menjadi sponsor saya,” aku Wozniacki kepada TV2.

“Itu terjadi ketika saya masih berusia 10 tahun. Saya sangat keras kepala. Saya pikir, anda tidak akan sampai di posisi seperti saya jika anda tidak keras kepala.”

“Saya ingin menjadi yang terbaik atau melakukan hal yang terbaik dalam segala hal yang saya lakukan, baik di sekolah, di lapangan, maupun dalam kehidupan saya. Saya pikir saya lebih benci untuk kalah daripada saya senang untuk menang. Ketika anda benci kekalahan sebanyak saya, hal itu akan membuat anda berlatih keras untuk mendapatkan hal yang lebih daripada mengalami kekalahan.”

Wozniacki mengakhiri karier profesionalnya di Melbourne bulan lalu ketika ia secara mengejutkan kalah dari petenis berkebangsaan Tunisia, Ons Jabeur dengan tiga set yang berlangsung sengit.

Seperti halnya petenis Rusia Anna Kournikova, Wozniacki  juga terkenal karena kecantikan dan keseksiannya. Oleh karena itu soal pemasukan uang kiranya ia tak sulit mendapatkannya.(*)