Pembunuhan di Pasuruan Terungkap, Polisi Lakukan Pengejaran Terhadap Empat Pelaku Lain

SURABAYAONLINE.CO-Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil mengamankan tiga dari tujuh pelaku yang sudah melakukan pembunuhan dan penculikan terhadap Ribut warga Pasuruan.

Tiga pelaku yang berhasil diamankan yakni  Jumadi (36) warga Kejayan, Pasuruan, Sugiyanto (43) warga Paserpan, Pasuruan, dan Hariyanto (39) warga Kejayan, Pasuruan. Polisi juga tetapkan empat pelaku lain sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasus ini terungkap pada 15 September 2019 dengan ditemukannya seorang laki-laki dengan posisi tengkurap di area lahan pertambangan PT. ETIKA Desa Ambal Ambil Kec. Kejayan, Pasuruan Jawa Timur.

“Kejadian ini bermula saat pelaku Saiful mengajak enam orang temannya bernama Jumadi, Romli Arifin, Sugiyanto, dan Hariyanto serta Ferry untuk menebus motornya merk Vixion yang di gadaikan disalah satu orang bernama Dul Hadi” ungkap Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gideon Arif Setyawan didampingi Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Leo M Sinambela, Minggu (29/09/2019).

Selanjutnya para pelaku berangkat menuju rumah Dul Hadi dengan menggunakan mobil Kijang warna biru, ditengah perjalanan pelaku Saiful berusaha menghubungi korban ( Ribut) untuk bertemu di rumah Dul Hadi.

Usai menebus motornya, pelaku meminta korban untuk mencari perempuan yang bernama Ayu yang sudah menggadaikan motor miliknya.

“Karena tidak tahu alamat rumah Ayu, kemudian korban mengajak para pelaku untuk mendatangi rumah kost temannya yang bernama Edi untuk menanyakan alamat rumah Ayu, namun tidak ditemukan” katanya

Merasa dibohongi oleh korban, para pelaku langsung menyandera korban dengan cara di iket dan dimasukan kedalam mobil sambil dianiaya didalam mobil.

Sesampainya di lahan PT. ETIKA, para pelaku menghentikan laju mobilnya, kemudian turun dan membuka pintu samping mobil, korban yang sudah tidak sadarkan diri terjatuh keluar mobil, melihat korban sudah tidak bergerak, para pelaku panik dan berusaha melarikan diri.

Keesokan harinya, pada 16 September 2019 sekita pukul 07.00 wib korban ditemukan oleh warga sekitar dalam keadaan meninggal dunia, Polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan penyelidikan. (irf)