SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan SPAB Water Rescue: Build Skills, Save Lives, Sabtu (5/9). Sebanyak 30 peserta yang berasal dari Gen Z ikut dalam kegiatan yang diadakan di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Kegiatan ini juga didukung BPBD Jawa Timur sebagai narasumber dan mitra dalam penguatan kapasitas kebencanaan.
Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas fasilitator SPAB agar memiliki pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghadapi kondisi kedaruratan. Khususnya kejadian yang berkaitan dengan lingkungan perairan.
Peserta mendapatkan pembekalan dan praktik mengenai teknik pertolongan dan penyelamatan di air (water rescue), pengenalan dan penggunaan alat keselamatan, teknik dasar pertolongan pertama pada korban bencana air, serta penguatan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi kedaruratan di lingkungan satuan pendidikan.
Koordinator SPAB SRPB Jawa Timur Dini Prastyo Wijayanti menyampaikan bahwa keterampilan water rescue penting dimiliki oleh fasilitator SPAB. Hal ini sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi kedaruratan.
“Fasilitator SPAB tidak hanya dituntut memahami konsep kebencanaan, tetapi juga perlu memiliki keterampilan praktis yang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi darurat. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta semakin percaya diri, terampil, dan siap memberikan pertolongan secara tepat dan aman,” ujarnya.
Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi momentum temu dan silaturahmi antarrelawan,sekaligus mempertemukan generasi muda atau Gen Z yang memiliki kepedulian terhadap isu kemanusiaan, kebencanaan, dan keselamatan.
Partisipasi aktif relawan muda terlihat dari keterlibatan berbagai organisasi dan institusi, di antaranya Mahagana Universitas Airlangga (Unair), Orbital Poltekkes Kerta Cendekia, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jawa Timur, serta LAZ Persada sebagai mitra SRPB Jawa Timur
Keterlibatan lintas institusi tersebut menunjukkan bahwa semangat kerelawanan dan kesiapsiagaan bencana semakin tumbuh di kalangan generasi muda. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat jejaring relawan, memperluas ruang belajar bersama, serta meningkatkan kemampuan dalam memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi kedaruratan.
Melalui SPAB Water Rescue, SRPB Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas fasilitator dan relawan agar mampu berkontribusi dalam membangun budaya aman dan tangguh bencana di lingkungan satuan pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi menjadi langkah nyata dalam membangun fasilitator SPAB dan generasi muda yang tangguh, terampil, peduli, serta siap menjadi bagian dari upaya penyelamatan dan pengurangan risiko bencana.(*)


