SURABAYAONLINE.CO, Surabaya – Sebuah rumah sering kosong ditinggal penghuninya, sehingga dijadikan bidikan bagi pelaku kriminalitas. Hal itu dipraktikkan pelaku Muhammad Cholil (52), warga Kecamatan Lodoyo, Blitar, yang pekerjaannya sebagai tukang becak.
Aksi dilakukan pelaku dengan cara memasuki pekarangan rumah orang di Jalan Margerojo Masjid 33D dengan cara panjat pagar, Selasa (1/9) pukul 03.30 WIB. Sedangkan pemilik rumah bernama Wiwit Apritiya Normi, warga Jalan Margorejo Masjid 33-D, Wonocolo, Surabaya. Sedangkan barang yang hilang berupa sepeda Polygon dan 2 tabung elpiji senilai Rp 3 juta. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Wonocolo pada hari itu juga.
Kasus ini dibenarkan Kapolsek Wonocolo Kompol Haryoko Widhi.”Benar ada pemilik rumah di Margerejo melaporkan bahwa barang-barangnya hilang. Aksi pembobolan rumah terekam CCTV sehingga bisa teridentifikasi pelaku dan berhasil kita tangkap,” ujarnya, Jumat (4/9).
Pelaku terdeteksi Tim Opsnal Polsek Wonocolo pada pada Senin siang. Pelaku berhasil ditangkap di sebuah warkop di Jetis Wetan saat menikmati kopi. “Pelaku ditangkap pada siang itu juga. Warga sekitar mengetahui identitas pelaku saat anggota opsnal reskrim menunjukan rekaman CCTV dan memudahkan kami untuk menangkapnya, ” tambah Widi Haryoko
Dari penangkapan kepada pelaku, Polsek Wonocolo juga mengamankan 1 unit sepeda Polygon dan becak yang digunakan sebagai sarana angkutan hasil pencurian. Pihak Polsek Wonokromo menjerat pelaku dengan pasal perkara pencurian dengan pemberatan sebagai mana dimaksud dalam pasal 477 KUHP, ancaman hukumam maksimal 5 tahun.(*)


