SURABAYAONLINE.CO – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menerima penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur atas komitmennya menghadirkan layanan Taman Penitipan Anak (TPA) atau daycare ramah keluarga di lingkungan perusahaan.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik, Herdijanto Utomo, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Malang, Jawa Timur.
Direktur Pengembangan Petrokimia Gresik, Herdijanto Utomo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan antara kehidupan keluarga dan pekerjaan.
“Petrokimia Gresik meyakini keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja beserta keluarganya. Daycare menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan agar para orang tua, khususnya ibu pekerja, dapat bekerja dengan tenang sekaligus memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi,” ujarnya di Gresik, Kamis (30/7/2026).
Layanan Daycare Petrokimia Gresik telah beroperasi sejak 1993 melalui TPA Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG). Fasilitas tersebut berada di kawasan perumahan dinas perusahaan dan menjadi salah satu program kesejahteraan karyawan yang terus dikembangkan.
Untuk memastikan layanan sesuai kebutuhan, Petrokimia Gresik secara berkala melakukan pemetaan terhadap pekerja yang memiliki anak usia dini. Hasil pemetaan digunakan sebagai dasar menentukan kapasitas layanan sekaligus menyusun berbagai kebijakan yang mendukung keluarga pekerja.
Saat ini, Daycare Petrokimia Gresik didukung tujuh tenaga pengasuh yang telah memiliki sertifikat kompetensi pengasuhan anak dan pengasuhan positif. Selain memberikan layanan penitipan, daycare juga rutin memantau tumbuh kembang anak melalui pemeriksaan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, hingga imunisasi yang dicatat dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Petrokimia Gresik juga memperkuat kualitas layanan melalui kolaborasi dengan Rumah Sakit Grha Husada untuk penyelenggaraan program parenting secara berkala bagi para orang tua.
Di bidang layanan kesehatan, perusahaan menjalin kerja sama dengan Puskesmas Nelayan Kabupaten Gresik melalui nota kesepahaman (MoU) guna mendukung sistem rujukan kesehatan anak yang lebih optimal.
Herdijanto menambahkan, manfaat Daycare Petrokimia Gresik tidak hanya dirasakan keluarga karyawan. Hingga saat ini, fasilitas tersebut melayani 56 anak yang terdiri atas 22 putra-putri karyawan Petrokimia Gresik dan 34 anak dari masyarakat umum dengan rentang usia tiga bulan hingga enam sampai tujuh tahun.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, tenaga pengasuh, dan keluarga mampu menciptakan layanan pengasuhan anak yang berkualitas. Ke depan kami akan terus meningkatkan kualitas layanan sehingga Daycare Petrokimia Gresik dapat menjadi rujukan penyelenggaraan daycare perusahaan yang ramah anak,” katanya.
Sebelumnya, Daycare Petrokimia Gresik juga mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi. Menurutnya, layanan tersebut memberikan manfaat luas karena tidak hanya melayani anak-anak karyawan, tetapi juga masyarakat sekitar.
Dengan penghargaan dari BKKBN Provinsi Jawa Timur ini, Petrokimia Gresik menegaskan komitmennya untuk terus membangun lingkungan kerja yang ramah keluarga sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui layanan daycare yang berkualitas dan berkelanjutan.


