SURABAYAONLINE.CO – Ada sebuah pemikiran brilian dari sosok Brigadir Jenderal TNI Kohir tentang pejuang kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kini harus di lanjutkan generasi muda mudi saat ini. Simak pemikiran beliau dalam satu momen berbincang bersama media ini.
“Indonesia harus bangkit dengan menanamkan marwah para pejuang kemerdekaan dulu. Semangat dan cita-citanya untuk memerdekakan bangsa ini harus tertanam dalam jiwa generasi muda kita saat ini,” ujar Jenderal Bintang Satu yang pernah menjabat Dandim 0426/Tulang Bawang, Kodam II Sriwijaya.
Saat ini, lanjut Brigjen TNI Kohir, sedang dipaksa untuk mengembalikan semangat juang yang tinggi seperti semangatnya para pejuang kemerdekaan kala itu. Menurutnya, TNI adalah satu-satunya institusi yang masih memegang teguh warisan semangat juang para pejuang kemerdekaan hingga saat ini.
“Wajar jika Bapak Presiden kita mengedepankan TNI sebagai garda terdepan dalam membangun kembali semangat juang dengan menularkan disiplin, loyalitas, kepemimpinan, etos kerja, rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara dan pantang menyerah,” kata Brigjen TNI Kohir yang pernah menjabat Kasiren Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya.
Disisi lain, saat pemerintah sedang menggelorakan semangat juang di seluruh sektor pembangunan muncul pihak yang khawatir akan kehadiran TNI di segala sektor. Kata sosok pria yang murah senyum ini, sebenarnya mereka paham akan dampak positif dari kehadiran TNI di segala sektor, namun mereka lebih membangun opini negatif dengan menebar kekhawatiran yang berlebihan akan peran TNI ada dimana-mana.
“Kita harus sadar bahwa opini negatif yang dibangun oleh pihak yang tidak senang dengan luasnya peran TNI karena mereka tidak ingin dipaksa untuk punya semangat juang yang tinggi, apalagi harus memaksa diri memiliki kesadaran dengan semangat juang warisan para pejuang kita dulu, karena mereka berada pada zona nyaman,” ujar pria yang pernah jabat Koorsmin Panglima TNI 2024 lalu.
Masih kata Brigjen TNI Kohir, yang saat ini berada pada zona nyaman akan terganggu oleh kehadiran TNI dengan semangat juang yang sedang digelorakan. Sehingga, lanjutnya, mereka akan tetap menyuarakan bahwa TNI akan menutup ruang sipil.
“Padahal sebenarnya TNI hadir untuk menggelorakan semangat juang yang tinggi untuk mewujudkan visi Presiden yakni Indonesia Emas tahun 2045,” ungkap Danrem 084/Bhaskara Jaya.
Ia pun mengajak seluruh generasi penerus bangsa untuk berjuang di zaman era digital dan menumbuhkan ide-ide kratifitas semangat juang. “Mari kita kembalikan marwah pejuang kemerdekaan dengan semangat yang tinggi, loyal, disiplin, etos kerja yang tinggi dan pantang menyerah,” tutup Brigjen TNI Kohir.
Di akhir perbincangan, Brigjen TNI Kohir menegaskan, masa depan Indonesia sangat bergantung pada karakter generasi mudanya. Karena itu, ia berharap semangat rela berkorban, persatuan, disiplin, dan nasionalisme yang diwariskan para pahlawan terus tumbuh sebagai fondasi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Indrayadi TH/fim)


