SURABAYAONLINE.CO-Pemerintah AS mengeluarkan serangkaian pedoman diet terperinci yang pertama kali diajukan untuk bayi dan balita.
Diinformasikan oleh laporan dari Komite Penasihat Pedoman Diet 2020, rencana tersebut merekomendasikan tidak ada tambahan gula untuk anak-anak di bawah usia dua tahun.
Ia juga mengatakan bayi harus diberi ASI hanya untuk enam bulan pertama mereka, jika memungkinkan.
Panitia memberikan laporan nutrisi dua kali per dekade.
Rekomendasi terakhir tentang “membuat setiap gigitan dihitung”, yang dirilis minggu ini oleh badan kesehatan dan pertanian federal, akan membentuk pedoman resmi pemerintah AS untuk lima tahun ke depan.
Menurut para ahli, lebih dari setengah orang dewasa AS memiliki satu atau lebih penyakit kronis yang berhubungan dengan pola makan. Pedoman tersebut menyatakan bahwa sejak pedoman pertama diterbitkan pada tahun 1980, orang Amerika telah “jatuh jauh” dan tingkat penyakit terus menjadi “masalah kesehatan masyarakat yang utama”.
Laporan tersebut secara tradisional berfokus pada nutrisi berbasis sains untuk balita dan yang lebih tua, tetapi tahun ini diperluas untuk menyertakan bayi “untuk mencerminkan semakin banyaknya bukti tentang nutrisi yang tepat selama tahap paling awal kehidupan”.
Ya untuk ASI, tidak untuk tambahan gula
“Paparan nutrisi selama 1.000 hari pertama kehidupan tidak hanya berkontribusi pada kesehatan jangka panjang tetapi juga membantu membentuk preferensi rasa dan pilihan makanan,” kata rekomendasinya.
Bagaimana pola makan berubah – yang baik dan yang buruk
Apakah ada kerugian dari ‘payudara yang terbaik’?
Meskipun pedoman tersebut menekankan bahwa ASI adalah pilihan terbaik untuk bayi – dan dapat membantu mengurangi risiko obesitas di kemudian hari – jika tidak tersedia, bayi harus mendapatkan susu formula yang diperkaya zat besi. Vitamin D tambahan juga harus dimulai “segera setelah lahir”.
Pedoman tersebut mengatakan anak-anak dapat mulai makan “padat nutrisi” dan “makanan yang berpotensi menyebabkan alergi”, seperti kacang, pada usia sekitar enam bulan. Bayi dan balita harus mengonsumsi makanan dari semua kelompok makanan, terutama yang kaya zat besi dan seng.
Untuk wanita hamil dan menyusui, para ahli merekomendasikan makan hingga 12 ons makanan laut sehat, seperti nila dan salmon, setiap minggu untuk membantu perkembangan otak bayi.
Wanita hamil harus menghindari alkohol, dan sejumlah kecil kafein tampaknya aman, tetapi harus didiskusikan dengan dokter.
Kurangi gula untuk orang dewasa juga
Pedoman tersebut juga merekomendasikan bahwa semua orang Amerika membatasi tambahan gula hingga kurang dari 10% dari asupan makanan harian. Sekitar 65% orang Amerika yang berusia 19-30 melampaui batas ini, begitu pula 60% dari mereka yang berusia 31-59 tahun.
Pedoman tersebut juga mengatakan pria seharusnya tidak lebih dari dua minuman beralkohol per hari, dan tidak lebih dari satu untuk wanita.
Soda dan minuman manis lainnya seperti kopi dan teh adalah penyebab terbesar konsumsi gula berlebih, bersama dengan makanan ringan dan permen.
Rencana tersebut menyarankan orang dewasa harus belajar bagaimana membaca label nutrisi dengan benar untuk membuat pilihan yang lebih baik di toko bahan makanan.(*)


